Breaking News:

Tribun Mamasa

900 Orang ASN di Mamasa Belum Laporkan SPT

Sebanyak 900 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Mamasa tak melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) wajib pajak hingga 31 Maret 2021.

900 Orang ASN di Mamasa Belum Laporkan SPT
Ist
Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Mamasa, Didik Suhendro

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Sebanyak 900 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Mamasa tak melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) wajib pajak hingga 31 Maret 2021.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Mamasa, Didik Suhendro, Rabu (31/3/2021).

Sebelumnya pertanggal 21 Maret 2021, tercatat 1.806 orang ASN yang tidak melaporkan SPT untuk tahun 2020.

Namun setelah melakukan koordinasi kepada pihak Pemerintah Daerah, masih terdapat kurang lebih 900 orang yang belum melaporkan SPT wajib pajak tahun 2020.

"Dari total ASN yang terdaftar, masih ada sekitar 21 persen yang melaporkan SPT," ungkapnya.

"Hari Ini merupakan hari terakhir melaporkan SPT, jika tidak sempat maka wajib pajak akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp. 100.000," ujarnya.

Dia menjelaskan, setiap wajib pajak yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) wajib melaporkan SPT setiap tahunnya.

Ia berharap agar masyarakat memiliki kesadaran untuk taat melaporkan SPT, sebagai acuan untuk menentukan nilai pajak bagi wajib pajak.

"Kita berharap kepatuhan SPT tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," harapnya.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved