Breaking News:

Tribun Mamasa

Kodim Mamasa Gelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

kegiatan ini juga menindaklanjuti adanya insiden bom bunuh diri di depan Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan

TRIBUN TIMUR/SEMUEL
Peserta pembinaan kerukunan antar umat beragama 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Guna mencegah konflik sosial, Kodim 1428/Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat menggelar pembinaan kerukunan antar umat beragama.

Kegiatan yang turut menghadirkan Kantor Kementerian Agama dan Forum Komunikasi Umat Beragama ini berlangsung di Makodim Mamasa, Selasa (30/3/2021) siang tadi.

Dandim 1428/Mamasa, Letkol Inf. Setvi Palapa, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Mamasa, agar bisa membentengi masyarakat dari hal-hal yang tidak sesuai adat dan ajaran agama.

Berkaitan dengan itu, kegiatan ini juga menindaklanjuti adanya insiden bom bunuh diri di depan Gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan baru-baru ini.

Sehingga, masyarakat diharapkan dapat menangkal paham-paham yang dianggap dapat memecah belah persatuan antar umat beragama.

Selaras dengan itu, Ketua MUI Kabupaten Mamasa, Ramli mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menangkal masyarakat dari paham radikalisme yang dapat memecah persatuan, khusunya di Kabupaten Mamasa.

"Paham radikal ini sangat bertentangan dengan ajaran agama manapun, seperti perbuatan terorisme," katanya.

Termasuk lanjut dia, perbuatan yang melawan pemerintah dan ideologi pancasila.

Karenanya, ia berharap tokoh agama berperan memberikan pembinaan kepada masyarakat agar terhindar dari kegiatan yang dapat memecah belah keutuhan dan kerukunan umat beragama.

Di Kabupaten Mamasa kata dia lanjut, masyarakat masih menjunjung tinggi nilai kerukunan antar umat beragama, sehingga dianggap tidak ada potensi berkembangnya paham radikalisme.

Meski demikian, dia mengaku masyarakat tak boleh teledor. Tetapi selalu bisa waspada dan berupaya menghindari paham radikalisme.

Kegiatan ini mendapat respon positif Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama, Zakaria Sude. Kata dia, ini suatu bukti bahwa kerukunan umat beragama di Mamasa tetap terjalin dengan baik.

"Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah dan tokoh-tokoh agama," pungkasnya.  

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved