Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Jadi Lokasi Pembangunan Bendung Baliase, BPN Siapkan Rp91 M Bayar Ganti Rugi Tanah Warga

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Masamba, kembali melakukan pembayaran uang ganti rugi pengadaan tanah pembangunan Bendung Baliase

Ist
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Masamba melakukan pembayaran uang ganti kerugian pengadaan tanah untuk pembangunan Bendung Baliase, Senin (29/3/2021) 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Masamba, kembali melakukan pembayaran uang ganti rugi pengadaan tanah pembangunan Bendung Baliase di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Ada empat kecamatan terdampak pembangunan bendungan masing-masing Malangke, Mappedeceng, Masamba, dan Baebunta Selatan. 

Total ada 929 bidang tanah untuk empat kecamatan tersebut dengan nilai Rp 91 miliar lebih.  

Kepala BPN Masamba, Taufik mengatakan, pembayaran uang ganti rugi di empat kecamatan ini akan diselesaikan sampai dua minggu ke depan. 

"Khusus hari ini, kita akan melakukan pembayaran untuk warga Malangke di enam desa, berjumlah 593 bidang tanah dengan luas 436.935 m² dengan nilai Rp 37 miliar lebih," kata Taufik di Aula Bappeda, Kantor Gabungan Dinas Pemda Luwu Utara, Senin (29/3/2021).

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemda Luwu Utara, Jumal Jayair Lussa, mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Manajemen Aset Negara Direktorat Jendral Kekayaan Negara Kementerian Keuangan RI.

Telah berupaya memberikan nilai ganti rugi kepada lahan masyarakat yang digunakan pada proyek strategis nasional, pembangunan Bendung Baliase di Luwu Utara.

Jumal juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang yang hingga saat ini terus berupaya agar pekerjaan fisiknya dapat segera selesai. 

"Ini merupakan bentuk upaya sinergi pemerintah daerah guna menghadirkan pembangunan yang bermanfaat tanpa harus membenani APBD," jelas Jumal.

Seraya berharap agar warga memanfaatkan dengan baik nilai yang didapat dari ganti rugi tanah tersebut. 

Jumal juga berharap, dengan uang ganti rugi yang diterima, bisa sangat membantu warga di tengah kondisi yang serba sulit akibat pandemi Covid-19. 

"Semoga dengan adanya uang ganti rugi ini dapat membantu perekonomian masyarakat kita," harap dia. 

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kajari Luwu Utara Haedar, Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sunuddin, Perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang serta pihak perbankan.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved