Breaking News:

Tribun Mamasa

BI Sulbar Harap Pemda Mamasa Benahi Jalan Menuju Desa Wisata Tondok Bakaru

BI Sulbar turut memberi perhatian serius kepada Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, sebagai desa wisata anggrek.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL MESAKARAENG
Kepala BI Sulbar saat meresmikan Edutourism Village di Desa Tondok Bakaru 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat, turut memberi perhatian serius kepada Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, sebagai desa wisata anggrek.

Tidak tanggung-tanggung, sebagai bentuk perhatian Bank Indonesia (BI) di bawah pimpinan Budi Sudarsono, Desa Wisata anggrek mendapat bantuan sebesar Rp.599.913.500, untuk pengadaan culture jaringan dan kebun plasma anggrek dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Di samping itu, BI juga rencananya akan memberikan pelatihan kepada masyarakat di Desa Tondok Bakaru untuk pengembangan anggrek endemik, melalui sistem culture jaringan.

Itu bertujuan agar ekonomi masyarakat di Desa Tondok Bakaru secara khusus, dapat meningkat melalui wisata anggrek, jika anggrek berhasil dikembangkan.

Sayangnya, sejak beberapa tahun terakhir, masih ada beberapa persoalan yang mesti diselesaikan pemerintah daerah, agar wisatawan meningkat masuk di Mamasa, yakni infrastruktur jalan.

Hal itu diungkap Kepala BI Perwakilan Sulawesi Barat, Budi Sudarsono, usai meresmikan Edutourism Village di Desa Tondok Bakaru, Selasa (30/3/2021) pagi tadi.

Dia mengatakan, pengunjung pariwisata di Mamasa, khusunya di Tondok Bakaru akan meningkat, jika akses jalan Mamasa-Toraja sudah maksimal.

Namun, jangankan akses jalan Mamasa-Toraja, akses jalan menuju desa wisata Tondok Bakaru saja masih terdapat beberapa titik yang sulit dilalui, lantaran belum diaspal.

Menurutnya, Tondok Bakaru memiliki banyak potensi, baik dari segi pariwisata maupun pertanian. Hanya saja akses jalan masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

"Di sini bisa dibuat jalan melingkar untuk para pengunjung," katanya berharap.

Menanggapi itu, Asisten bidang Ekonomi dan Pembangunan, Imanuel, mewakili Bupati Mamasa mengatakan, jika memungkinkan akses jalan di Tondok Bakaru ditargetkan pada tahun anggaran 2022.

Namun dalam waktu yang singkat, Imanuel mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, paling tidak ada upaya pemeliharaan yang dianggap paling parah.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved