Blessmiyanda Dicopot Anies
Sosok Blessmiyanda Pejabat DKI yang Dicopot Anies Baswedan Kasus Perselingkuhan, Pernah Dipuji Ahok
Sosok Blessmiyanda Dicopot Anies karena dilaporkan kasus memalukan, dulu pernah dipuji oleh Ahok semasa Gubernur Jakarta
TRIBUN-TIMUR.COM - Apes benar nasib pejabat DKI Jakarta ini.
Gosip beredar jika Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta Blessmiyanda karena dilaporkan melalukan pelecehan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung bertindak.
Kepala BPPBJ Jakarta Blessmiyanda dinonaktifkan dari jabatannya terhitung mulai Senin (29/3/2021).
"Penonaktifan jabatan tersebut dilakukan pada hari Jumat (19/3/2021), selang sehari menyusul diterimanya dua pengaduan, yaitu dugaan pelecehan seksual dan dugaan perselingkuhan oleh Kepala BPBJ. Penonaktifan Kepala BPBJ ini kami lakukan untuk memastikan proses pemeriksaan dan penyelidikan dapat dijalankan Inspektorat Pemprov DKI Jakarta secara cepat, menyeluruh dan adil bagi semua pihak yang terlibat," ujar Anies dalam siaran pers dalam PPID DKI, Senin (29/3/2021).
Sementara hukumannya masih menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat DKI Jakarta.
Sosok Blessmiyanda sudah dinonaktifkan sejak pekan lalu.
Penonaktifan ini dikonfirmasi oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu (24/3/2021).
Namun, Riza tidak menyebut alasan dicopotnya Blessmiyanda dari jabatan kepala BPPBJ DKI.
"Ini sesuatu yang biasa saja, di dalam ketentuan itu semua pejabat ada waktunya, ada masa baktinya. Perlu ada penyegaran, rotasi, mutasi. Biasa ya," ujar Riza.
Pengganti Blessmiyanda akan diumumkan dalam waktu dekat, imbuhnya.
Pada 2015, Gubernur DKI Jakarta yang menjabat kala itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyebut Blessmiyanda sebagai salah satu dari 13 assessor atau juru taksir terbaik di Indonesia.
Oleh karena itu, ia menunjuk Blessmiyanda sebagai kepala BPPBJ DKI Jakarta.
"Di Indonesia cuma ada 13 assessor pengadaan barang yang memiliki sertifikat, salah satunya ini Pak Blessmiyanda," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (4/9/2015).
Dua tahun berselang, yakni pada 2017, Gubernur Djarot Saiful Hidayat sebagai penerus Ahok mendemosi Blessmiyanda karena dianggap tidak produktif.
Jabatannya diturunkan dari kepala BPPBJ menjadi Asisten Deputi Bidang Lingkungan Hidup.
"Kurang cepet aja dia," ujar Djarot, menekankan bahwa Blessmiyanda lamban dalam melakukan tugasnya di BPPBJ.
Sebelumnya pada 2016, Ahok pernah menyoroti kinerja Blessmiyanda yang tidak begitu memuaskan. Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 rendah, salah satu penyebabnya adalah kegagalan lelang sehingga anggaran tidak terserap maksimal.
"Memang nih BPPBJ kami bermasalah total. Ada pengadaan yang total ngaco-nya, tetapi mereka halus mainnya, bertahap. Enggak apa-apa, kami voor (tahan) saja dulu," ujar Ahok, Selasa (9/8/2016).
Dipromosikan kembali oleh Anies
Pada September 2018, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merotasi 11 pejabat eselon II. Anies menyebut perombakan pejabat itu untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
"Bagian dari dinamika normal organisasi sebagai organisasi yang terus-menerus melakukan kecepatan kinerja pelayanan, maka memastikan selalu ada penyegaran adalah kewajaran untuk tumbuh kembangnya organisasi," ujar Anies.
Di antara pejabat yang dirotasi itu adalah Blessmiyanda. Pria kelahiran Bengkulu tahun 1969 ini kembali dilantik sebagai Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ).
Sebelumnya, Blessmiyanda menjabat sebagai Asisten Deputi Bidang Lingkungan Hidup.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Profil Kepala BPPBJ DKI Jakarta yang Dinonaktifkan Anies, Pernah Dipuji Ahok dan Didemosi Djarot",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/blessmiyanda-dicopot-anies.jpg)