Breaking News:

Tribun Majene

Pemkab Majene Gelar Pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene menggelar pelatihan  Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Gedung LPMP Sulawesi Barat. Pelatihan yang berlangs

Penulis: Hasan Basri | Editor: Rasni
Humas Pemkab Majene
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene menggelar pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Gedung LPMP Sulawesi Barat. 

TRIBUN - TIMUR. COM, MAJENE -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene menggelar pelatihan  Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Gedung LPMP Sulawesi Barat. Pelatihan yang berlangsung selama lima hari dikuti sekira 40 peserta .

Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman pendidikan kebencanaan yang meliputi pencegahan dan pengurangan resiko. Termasuk meningkatkan kompetensi pelatih dalam pengurangan risiko bencana (PRB).

Hal itu disampaikan Pj Sekertaris Daerah Majene Suyuti Marzuki di gedung LPMP Majene, Jumat (26/3/2021) kemarin.

Menurutnya pengurangan risiko merupakan  pendekatan untuk mengindentifikasi, mengevaluasi, dan mengurangi risiko yang diakibatkan oleh bencana.

Praktiknya dengan melakukan upaya-upaya sistematis dalam menganalisis dan mengelola faktor-faktor penyebab bencana.

Termasuk melalui pengurangan kemungkinan keterpaan bahaya, mengurangi kerentanan, manajemen tanah dan lingkungan secara bijaksana, serta memperbaiki kesiapsiagaan terhadap kejadian bencana.

Suyuti Marzuki berharap output dari pelatihan bagi pelatih Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB)  akan menghasilkan dokumen kebencanaan.

Legalitas dokumen jika perlu di keluarkan SK Bupati sangat penting,sehingga kegiatan tersebut lebih melembaga.

"Mesti ada legalitas dokumen,  kalau perlu dikeluarkan SK Bupati, Insya Allah kita dukung sehingga melembaga," tuturnya.

Apalagi kata dia, berkaca dari Gempa 15 Januari lalu, Sulawesi Barat (Majene-Mamuju) menjadi wilayah yang dilalui patahan yang panjang. 

Berbeda dengan gempa yang biasa terjadi di pulau Jawa. Ia mengaku sangat merasakan perbedaanya termasuk durasi gempa yang cukup lama.

Untuk itu, Suyuti yang juga Kabiro Ortala Pemprov Sulbar tersebut juga berkomitmen akan mengintegrasikan ke dalam dokumen RPJMD Majene.

RPJMD lanjutnya meruakpakn dokumen tertinggi perencanaan dan secara otomatis akan tertuang pula di Renstra.

"Saya ingin berkontirbusi disini  jadi tolong ingatkan saya kalau lupa,  kedepan insya Allah pasti saya dorong “  ucapnya di hadapan puluhan peserta.

Kepala Dinas Pendidikan Iskandar menambahkan dengan pelatihan tersebut akan mampu meminimalisir, melindungi dan mengamankan seluruh  pemangku kepentingan. Mulai dari  peserta  didik, tenaga pendidik dan ketenaga kependidikan yanga ada.(san) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved