Breaking News:

Tribun Mamuju

Napis Djuaeni Terpilih Pimpin MUI Sulbar

KH Napis Djuaeni terpilih memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2021 - 2026.

TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
KH Napis Djuaeni diwawancarai usai terpilih pimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) untuk periode 2021 - 2026 di hotel pantai Indah Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - KH Napis Djuaeni terpilih memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) periode 2021 - 2026.

Mantan Ketua Sekolah Tinggi Islam Negeri (STAIN) Majene itu, terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) III MUI Sulbar, di Hotel Pantai Indah Mamuju, Sabtu (27/3/2021).

Kiai Napis yang juga mantan Rais Syuriah PWNU Sulbar, menggantikan KH Nur Husain yang wafat di Madina saat menjalankan ibadah umroh.

Setelah terpilih, dia akan benar-benar menjalankan amanah MUI sebagai khadimul ummah atau sebagai pelayan ummat.

"Itu yang menjadi visi utama, membina ummat dan melayani ummat,"kata Napis kepada wartawan di hotel Pantai Indah Mamuju.

MUI Sulbar ke depan, lanjutnya, akan terus bersikap dalam rangka menerapkan moderasi beragama sebagaimana tema yang diusung pada Musda.

"Moderasi beragama itu, moderat dalam berpikir dan moderat dalam bersikap, tidak terpengaruh dengan situasi dan radikal dan liberal,"ucapnya.

Untuk mencegah itu, menurutnya, MUI akan banyak memberikan bimbingan kepada masyarakat, agar tidak terpengaruh kepada hal yang bisa menyensarakan masyarakat.

"MUI akan selalu bekerjasama dengan pemerintah dan keamanan untuk mencagah potensi munculnya hal-hal yang bisa menimbulkan keributan di masyarakat,"tuturnya.

Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, H Muflih B Fattah, berharap MUI sebagai wadah perkumpulan para ulama dan cendekiawan muslim memberikan peran besar terhadap keberlangsungan kehidupan beragama di masyarakat.

"Bergandengan dengan kementerian agama, kalau MUI ini jalan dengan bagus, visi dan misi kementeian agama akan berjalan dengan baik,"ujar Muflih ditemui usai penutupan Musda III MUI Sulbar.

Salah satu program yang bisa dijalankan bersama, adalah mensosialisasikan moderasi beragama atau islam washatiyah agar ummat tetap harmoni, rukun dan tidak muncul aliran yang bisa mengganggu stabilitas negara.

"Kita sama-sama memberikan pencerahan di tengah-tengah ummat,"ucapnya.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved