Breaking News:

Tribun Mamasa

Gas Elpiji 3 Kg di Mamasa Dijual hingga Rp35 Ribu

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamasa, melakukan razia terhadap penjualan elpiji 3 Kg, Sabtu (27/3/2021).

ist
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, melakukan razia terhadap penjualan elpiji 3 Kg, Sabtu (27/3/2021) sore tadi 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamasa, melakukan razia terhadap penjualan elpiji 3 Kg, Sabtu (27/3/2021).

Razia dipimpin Kasat Reskrim Iptu Dedi Yulianto. Ia menyasar sejumlah pangkalan elpiji dan sejumlah kios disekitaran kota Mamasa.

Dari razia yang dilakukan, ditemukan adanya elpiji 3 Kg yang dijual seharga Rp.30.000 hingga Rp.35.000.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto mengatakan, razia yang dilakukan menindaklanjuti berbagai polemik yang timbul di media sosial, terkait harga elpiji bersubsidi yang dijual melampaui harga  seharunya yakni Rp.18.500.

"Hasil pengecekan di pangkalan, tetap menjual seharga Rp.18.500 sesuai harga eceran tertinggi (HET)," ungkap Dedi Yulianto kepada wartawan.

Namun lanjut dia, disejumlah kios ditemukan tabung LPJ 3 Kg seharga Rp. 35.000.

Permasalahan itu kata Dedi, disebabkan adanya penjual tabung elpiji 3 Kg dari luar daerah, misalnya dari Kabupaten Polewali Mandar dan Pinrang, Sulawesi Selatan.

"Pemilik kios ini beli dengan harga Rp. 27.000 sampai 30 ribu dari pedagang asal luar daerah, dan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi," katanya.

Selain memperoleh dari pedagang asal luar daerah, kata Dedi lanjut, beberapa pemilik kios ditemukan memperoleh elpiji 3 Kg dari pangkalan.

"Ada yang ambil di pangkalan, pihak pangkalan menjual ke pihak kios jika ada yang tidak tersalur ke masyarakat," katanya

Terhadap pihak pangkalan, Dedi mengultimatum agar tidak menjual kepada pihak kios atau pengecer.

Sementara bagi pihak pengecer atau pemilik kios, diberi peringatan untuk tidak menjual tabung 3 Kg di atas HET, jika tidak memiliki izin penjualan.

"Kami peringatkan untuk tidak lagi menjual tabung 3 kg," Pungkasnya.

Dari pantauan Tribunmamasa, seorang pemilik kios di Kampung Baru, Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, bernama Murni, mengaku mendapat LPJ 3 kg dari salah satu pangkalan, yakni pangkalan milik Elia Palasa.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Penulis: Sekred
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved