Breaking News:

Suket Covid Palsu

Wabup Soppeng Bantah Suket Covid-19 Palsu Diketahui Pimpinan

kasus penerbitan suket Covid-19 palsu yang melibatkan Direktur RSUD Latemmamala Watansoppeng

TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH
Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide. 

TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG - Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide membantah bahwa penerbitan surat keterangan (suket) Covid-19 palsu atas sepengetahuan pimpinan, dalam hal ini Bupati Soppeng.

"Unsur pimpinan tidak mengetahui itu, Pak Bupati tidak tahu. Nah, nanti baru viral baru ibu direktur datang menyampaikan ke pimpinan, ke Bupati, ke Polres, Dandim, termasuk saya," katanya, Jumat (26/3/2021).

Sejauh ini, kasus penerbitan suket Covid-19 palsu yang melibatkan Direktur RSUD Latemmamala Watansoppeng, dr Nirwana saat ini dalam penyelidikan Polres Soppeng.

Selain itu, indikasi pelanggaran sebagai ASN juga ditangani Inspektorat Daerah Kabupaten Soppeng.

"Prosesnya berjalan di Inspektorat. Polisi juga jalan (penyelidikan)," sambung mantan Staf Ahli Menteri Pertanian RI itu.

Sebagaimana diketahui, Direktur RSUD Latemmamala Watansoppeng, dr Nirwana sempat mengklaim bahwa penerbitan suket Covid-19 palsu itu diketahui pimpinan.

"Pada prinsipnya saya sudah sampaikan hal ini kepada pimpinan dan juga saya sampaikan juga ke gugus tugas dan mereka mengerti untuk dipergunakan seperti apa," kata dr Nirwana beberapa waktu lalu.

Diketahui, ada lebih dari 100 suket Covid-19 palsu yang diterbitkan di RSUD Latemmamam Watansoppeng. Isu itu beredar luas setelah salah satu tokoh pemuda Soppeng, Andi Akbar yang juga menjabat Sekretaris KNPI Soppeng membuat surat terbuka di media sosial dan menyebut ada lebih 100 suket palsu yang diterbitkan.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved