Imam Tarawih

Ramadan, Santri Ponpes As'adiyah Baburrahman Bulukumba Menyebar Jadi Imam Tarawih di Berbagai Daerah

Satri Pondok Pesantren (Ponpes) As'adiyah Baburrahman Galung Beru Bulukumba, bakal menyebar jadi imam Tarawih di beberapa desa dan kecamatan di Kabupa

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Rasni
Tribun Timur
Ketua Jam'iyatul Qurra' Wal-Huffazh Ponpes As'adiyah Galung Beru, Jusman Imam (memegang mic) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Satri Pondok Pesantren (Ponpes) As'adiyah Baburrahman Galung Beru Bulukumba, bakal menyebar jadi imam Tarawih di beberapa desa dan kecamatan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Program ini terwujud berkat permintaan dari berbagai pengurus masjid.

Mereka meminta santri penghafal quran As'adiyah Galung Beru, menjadi imam salat selama bulan puasa.

Merespon permintaan masyarakat, Ketua Jam'iyatul Qurra' Wal-Huffazh Ponpes As'adiyah Galung Beru, Jusman Imam, telah melaporkan permintaan tersebut kepada pengasuh Ponpes.

Hal itu untuk menentukan santri yang akan diutus memenuhi permintaan masyarakat tersebut.

"Iya betul, ada beberapa pengurus masjid meminta santri kami untuk bertugas sebagai imam tarawih selama sebulan penuh. Saya sudah berkoordinasi dengan pengasuh ponpes dan beliau sangat mengapresiasi. Untuk stok imam tarawih, kami memilih santri senior yang terbiasa dan sudah terlatih memimpin salat," jelas Jusman Imam, Jumat (26/3/2021).

Meskipun sebenarnya, seluruh santri memiliki potensi menjadi imam, sebab di As'adiyah Galung Beru diwajibkan bagi semua santri yang mukim masuk program tahfizh, jalur khusus dan umum. 

Pengasuh Ponpes As'adiyah Galung Beru, KM. Rusli Rahman, mengatakan, santri As'adiyah Galung Beru siap selalu terjun melakukan pengabdian di tengah-tengah masyarakat

"Alhamdulillah berkat pembinaan intensif khususnya pada program tahfizhul quran, kami siap mengutus santri bertugas imam tarawih," kata KM Rusli Rahman.

Informasi dari pembina tahfizh, kata dia, sudah ada beberapa pengurus masjid yang meminta dan sebagian juga akan tugaskan di masjid kampung asal para santri.

"Semoga kehadiran santri ditengah masyarakat menambah semangat ibadah Ramadan," tutup Kyai Rusli. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved