Breaking News:

Penanganan Covid

Ancaman Kapolri Jenderal Listyo Sigit ke Oknum yang Mau Gagalkan Vaksin Covid-19, Pidana Menanti

Ancaman serius Kapolri Jenderal Listyo Sigit ke pihak-pihak yang mau gagalkan vaksin Covid-19, pidana menanti

Tribunnews.com
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo- Ancaman serius Kapolri Jenderal Listyo Sigit ke pihak-pihak yang mau gagalkan vaksin Covid-19, pidana menanti 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan ancaman kepada pihak yang tak mau terlibat perangi Covid-19.

enderal Listyo Sigit menegaskan akan menjatuhkan sanksi pidana bagi siapa pun yang mencoba menggagalkan program vaksinasi Covid-19 nasional.

Program vaksin tersebut saat ini tengah dilaksanakan pemerintah.

Menurut Listyo, program vaksinasi nasional merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Pasalnya, ekonomi negara telah semakin tertekan selama pandemi kali ini.

Ia pun menjabarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih berada di zona negatif pada 2020 lalu.

Kemudian, kuartal III-2020 mulai membaik namun masih -3,49 persen dan kuartal IV-2020 juga mulai membaik  namun masih -2,19 persen.

"Polri telah melakukan berbagai upaya baik yang bersifat soft maupun yang hard approach dengan menerapkan sanksi pidana terhadap masyarakat yang melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap kegiatan tersebut atau melakukan upaya untuk menggagalkan program vaksinasi," kata Sigit dalam diskusi daring, Kamis (25/3).

Sejauh ini, pemerintah telah menargetkan adanya 1 juta orang yang divaksin setiap harinya. Dengan harapan pada tahun depan, 70 persen masyarakat telah divaksin oleh pemerintah.

"Tentunya ini semua diciptakan untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd imunity bisa terwujud. Kurang lebih dari target jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah 270 juta maka paling tidak vaksinasi terhadap 181 juta orang," katanya dia.

Halaman
123
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved