Breaking News:

Mantan Kades Korupsi

Waduh! Mantan Kades di Bantaeng Tersangka Korupsi Kambing, Segini Kerugian Negara Temuan Jaksa

Mantan Kepala Desa (Kades) Borong Loe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, kini tetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Negeri Bantae

Istimewa
Kejaksaan Negeri Bantaeng, menetapkan H. Hasyim sebagai tersangka dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan atau Penyalahgunaan Dana Kelompok Usaha Bersama (KUBE) anggaran Kementerian Sosial R.I kepada Desa Borong loe tahun 2018 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Mantan Kepala Desa (Kades) Borong Loe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, kini tetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Negeri Bantaeng, Rabu, (24/3/2021).

Mantan Kades tersebut adalah H. Hasyim ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan atau Penyalahgunaan Dana Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Dana yang digunakan bersumber dari anggaran   Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk Desa Borong Loe tahun 2018 yang saat itu H. Hasyim menjabat sebagai Kades.

Bantuan itu diketahui digunakan H. Hasyim dalam melakukan pengadaan kambing sebagai bantuan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Seksi Intelijen, Kejaksaan Negeri Bantaeng, Azar mengatakan, dana yang disalurkan Kemensos sebesar Rp 500 juta untuk dua 200 KPM.

"Rincian masing-masing KPM menerima bantuan sebanyak Rp. 2.500.000," kata Azar kepada TribunBantaeng.com, Rabu, (24/3/2021).

Dana Rp. 500 juta yang disalurkan, ternyata tak sesuai dengan peruntukannya. Terjadi korupsi yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp. 155.670.000.

Kerugian negara yang ditemukan Jaksa itu,  berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi-selatan.

"Kerugian keuangan negara yang tercipta akbiat perbuatan Tersangka H. HAYSIM, sebesar Rp. 155.670.000,- berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara BPKP Perwakilan Prov. Sulawesi Selatan Nomor : SR-006/PW21/5/2020, tanggal 13 Januari 2020," ujarnya.

Dijelaskan, bantuan dana tersebut awalnya disalurkan langsung ke rekening setiap KUBE dan  dicairkan melalui ketua bersama bendahara kelompok.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved