Breaking News:

Tribun Bone

Pertumbuhan Ekonomi Bone Terjun Bebas, Fahsar Akan Manfaatkan Potensi Alam

Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengatakan untuk memulihkan kembali ekonomi, potensi daerah harus dioptimalkan, terutama potensi alam.

TRIBUN TIMUR/KASWADI
Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi saat memberikan sambutan di Gedung PKK Bone. 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) terjun bebas di tahun 2020.

Di tahun 2018 tercatat pertumbuhan ekonomi 9 persen. Bahkan, Bone waktu itu masuk lima besar daerah pertumbuhan ekonomi tinggi.

Kemudian di tahun 2019 turun menjadi 8,4 persen. Terakhir, di tahun 2020 pertumbuhan ekonomi minus 0,25 persen.

Saat ini, pemerintah daerah (Pemda) berusaha memulihkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengatakan untuk memulihkan kembali ekonomi, potensi daerah harus dioptimalkan, terutama potensi alam.

Maka dari itu, ia meminta Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setda Bone mendorong pemetaan terhadap potensi daerah di Bone bekerjasama dengan seluruh OPD.

"Misal, Kecamatan Tanete Riattang apa potensi alam yang bisa didorong. Begitu juga kecamatan yang lain," katanya Kamis (25/3/2021).

"Jangan hanya kita mampu mengatakan potensi beras Bone  besar. Kita potensi beras terbaik ke tujuh secara nasional. Iya, tapi kita tidak tahu di mana itu, karena Bone ini cukup luas. Ada 27 kecamatan," ujarnya.

Saat ini yang bisa diukur potensi ternak sapi besar. Potensi ternak sapi besar berada di Kecamatan Libureng. Bahkan, datanya terekap setiap desa.

Dengan begini, kata dia, kalkulasi potensi alam bisa diukur hasilnya. Makanya harus dipikirkan ke depannya supaya bisa dimaksimalkan.

Halaman
12
Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved