Breaking News:

VIDEO: Proses Pembuatan Pewarna Kain Berbahan Tumbuh-tumbuhan di Tana Toraja

Pewarna kain yang diciptakan Ne' One tak hanya satu jenis.Ia juga bisa membuat warna hitam, merah, biru, ungu dan orange. 

TRIBUNTORAJA.MAKALE -- Seorang nenek di Tana Toraja, Sulawesi Selatan membuat pewarna kain yang tak biasa. 

Adalah Biring Sambo (Ne' One) warga Kelurahan Botang, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. 

Nenek yang sudah berusia 90 tahun in membuat pewarna kain dari berbagai jenis tumbuh-tumbuhan. 

Menariknya, tumbuh-tumbuhan itu ditanam sendiri oleh Ne' One disekitar pekarangan rumahnya. 

Proses pembuatan pewarna kain pun masih sangat tradisional. 

Di mana, setelah tumbuhan dikumpulkan selanjutnya di tumbuk di lesung batu. 

Setelah itu dimasak di sebuah panci bekas menggunakan kayu bakar kurang lebih 24 jam. 

Pewarna kain yang diciptakan Ne' One tak hanya satu jenis.Ia juga bisa membuat warna hitam, merah, biru, ungu dan orange. 

Proses pencetakan warna ke kain masih dilalukan sendiri oleh Ne' One  secara manual dengan menggunakan alat seadanya. 

Meski sudah lanjut usia, Ne' One masih sangat lihai mencetak warna ke sebuah kain.

Berbagai motif yang dicetak ke kain pun sangat rapih.  

"Saya sudah 30 tahun melakukan ini," katanya sembari mencetak warna ke sebuah kain.

Terkait kualitas, warna kain yang dibuat oleh Ne' One tidak mudah luntur. 

Buktinya kain jenis Sarita yang ia jual laku di pasaran.Bahkan kadang-kadang ia kewelahan memenuhi permintaan konsumen.

Penulis: Tommy Paseru
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved