Breaking News:

Tribun Mamuju

BPOM Mamuju Luncurkan Mobil Pelayanan Keliling, Ini Tujuannya

Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju, meluncurkan mobil pelayanan informasi dan edukasi untuk obat dan makanan keliling atau (Biyanka)

TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Mobil layanan BPOM Mamuju yang baru saja di luncurkan di halaman kantor DPM PTSP Mamuju di Jl Ahmad Yani, Kelurahan Binanga 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju, meluncurkan mobil pelayanan informasi dan edukasi untuk obat dan makanan keliling atau (Biyanka) untuk wilayah Kabupaten Mamuju, Sulbar, Senin (22/3/2021).

"Khususnya ini kami menjemput bola dalam rangka percepatan perizinan UMKM pangan olahan. Bekerja sama dengan PTSP Mamuju,” kata Kepala BPOM Mamuju, Lintang Purba Jaya, di kantor DPM PTSP Mamuju, Senin (22/3/2021).

Melalui pelayanan itu, pihaknya bakal memberikan informasi terkait perizinan pangan.

Lintang menambahkan, pihaknya bakal membuka pelayanan mulai Senin hingga Rabu antara pukul 09.00-13.00 wita.

“Ini merupakan responsif kami dalam rangka percepatan pasca bencana. Kami mendorong ekonomi di Mamuju untuk terus maju,"ujar Lintang.

Pihaknya, juga bakal menerima konsultasi aduan masyarakat jika ada temuan obat makanan yang mengandung bahan berbahaya.

Dia mengaku, saat ini pihaknya memiliki jalur perizinan cepat serta layanan konsultasi.

"Intinya kami satu pintu dengan PTSP, saat ini sedang launcing di Mamuju. Tidak menutup kemungkinan juga ada di daerah lain,"tuturnya.

Kepala DPM PTSP Mamuju, Rakhmat Thahir merespon baik langkah BPOM Di Mamuju.

Menurutnya, hal tersebut merupakan perintah undang-undang layanan publik.

"Pada hakikatnya layanan terpadu satu pintu kita sudah mulai gagas sebuah layanan. Jadi ada progres pelayanan satu tempat yang saay ini sudah jalan,"tuturnya.

Rakhmat pun mengapresiasi upaya BPOM Mamuju, karena langkahnya itu bakal menjadi bahan evaluasi agar terintegrasi ke seluruh pusat-pusat layanan.

“Contoh kecil dengan pemberlakukan izin ini menjadi kemudahan yang proses investasi. Jadi untuk UMKM cukup memiliki KTP dan alamat email bisa langsung terbit," tutur.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved