Breaking News:

Tribun Sulbar

Disnaker Sulbar Serap 3.500 Tenaga Kerja Padat Karya Infrastruktur

Safri merinci sebaran kegiatan padat karya bidang infrastruktur yang dilaksanakan di enam kabupaten.

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menggunakan sepeda motor meninjau salah satu titik program padat karya di Kabupaten Polman. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2020 lalu, melaksanakan upaya perluasan kesempatan kerja melalui kegiatan padat karya bidang infrastruktur.

Pelaksanaan kegiatan berupa pengerjaan drainase, jalan tani, jembatan dan talud yang tersebar di enam kabupaten, telah mendayagunakan 3.500-an tenaga kerja padat karya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Bahtiar mengatakan kegiatan padat karya yang dilaksanakan, biayanya berasal dari dana  BTT (bantuan tidak terduga) refocusing penanganan Covid-19 Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulbar.

"Beberapa bentuk kegiatan padat karya tahun 2020 tersebar di enam kabupaten, menyerap 3.560 tenaga kerja menggunakan dana BTT hasil refocusing penanangan Covid- 19 Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulbar," jelas Kabid P2TK Safri Buntumadika, Minggu (21/3/2021).

Safri merinci sebaran kegiatan padat karya bidang infrastruktur yang dilaksanakan di enam kabupaten. Yaitu, Polewali Mandar 86 titik lokasi yang menyerap 1.700 tenaga kerja, Kabupaten Majene 22 lokasi yang menyerap 540 tenaga kerja, dan 22 lokasi di Kabupaten Mamasa yang menyerap 390 tenaga kerja.

Untuk Kabupaten Mamuju, tersebar di 33 lokasi, menyerap 630 tenaga kerja, Kabupaten Mamuju Tengah delapan lokasi dengan 120 tenaga kerja, kemudian Kabupaten Pasangkayu tujuh lokasi yang menyerap 90 tenaga kerja.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, melihat langsung salah satu hasil kegiatan padat karya di Polewali Mandar, beberapa hari lalu.

Gubernur berharap sarana yang ada akan lebih memudahkan masyarakat dalam aktifitas sehari-hari. Karena itulah, sangat penting partisipasi mereka turut    
memelihara supaya bisa dimanfaatkan dalam waktu lama.

"Saya berharap warga setempat ikut memelihara sarana yang ada, supaya pemanfaatannya bisa lebih lama," ujarnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved