Breaking News:

Suket Covid Palsu

Polisi Mulai Usut Dugaan Suket Covid-19 Palsu di RSUD Latemmamala Soppeng

Polres Soppeng mulai melakukan penyeledikan terkait dugaan surat keterangan (suket) Covid-19 palsu

Istimewa For Tribun Timur
Direktur RSUD Latemmamala Watansoppeng, dr Nirwana 

TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG - Polres Soppeng mulai melakukan penyeledikan terkait dugaan surat keterangan (suket) Covid-19 palsu yang diterbitkan Direktur RSUD Latemmamala Watansoppeng.

"Kita tengah lakukan penyelidikan dengan memanggil saksi dari stafnya," kata Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Amri, Sabtu (20/3/2021).

Amri menyebutkan, tindakan Direktur RSUD Latemmamala Watansoppeng, dr Nirwana apabila terbukti, bisa dikenakan dua pelanggaran hukum.

"Kita tunggu hasil penyelidikan, nanti kita liat hasilnya apakah yang bersangkutan melanggar pemalsuan dokumen atau penyalahgunaan jabatan," katanya.

Pasal yang dimaksud Amri yakni apabila seorang dokter menerbitkan surat keterangan palsu sebagaimana. pasal 267 ayat (1) serta pasal 268 ayat (1) dan ayat (2) dengan pidana penjara 4 tahun.

Lalu, terkait penyalahgunaan jabatan sebagaimana dimuat dalam pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001, dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama dua puluh tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00.

Sayangnya, Amri belum merinci hasil pemeriksaan awal yang dilakukan pihaknya.

Sebelumnya, dr Nirwana telah mengakui memang ada surat keterangan Covid-19 palsu, dengan alasan tertentu.

"Pada prinsipnya saya sudah sampaikan hal ini kepada pimpinan dan juga saya sampaikan juga ke gugus tugas dan mereka mengerti untuk dipergunakan seperti apa," katanya. (*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved