Breaking News:

Tribun Bantaeng

23 Maret, 6 Terdakwa Kasus Penjualan Ilegal Pupuk Bersubsidi di Bantaeng Jalani Sidang Tuntutan

Perkara penjualan ilegal pupuk bersubsidi di Kabupaten Bantaeng kini telah disidangkan.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Humas Pengadilan Negeri Bantaeng, Tri Winjas Satria. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Perkara penjualan ilegal pupuk bersubsidi di Kabupaten Bantaeng kini telah disidangkan.

Dalam perkara itu sebanyak enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka yang kini telah menjadi terdakwa.

Humas Pengadilan Negeri Bantaeng, Tri Winjas Satria mengatakan, persidangan dimulai pada 1 Februari 2021.

"Jadi di dalam berkas perkara ada enam terdakwa, kita mulai sidangkan 1 Februari 2021," kata Tri Winjas Satria kepada TribunBantaeng.com, Jumat, (19/3/2021).

Saat ini, persidangan telah sampai pada tahap pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 15 Maret 2021.

Namun, karena JPU belum siap untuk membacakan tuntutan sehingga Majelis Hakim menunda sidang sampai 23 Maret 2021.

"15 Maret harusnya tuntutan oleh penuntut umum tapi belum siap makanya besok sidang makanya majelis hakim itu menunda di 23 Maret hari Selasa dengan agenda tuntutan," ujarnya.

Dijelaskan, dalam perkara tersebut pembuktiannya cukup detail karena melibatkan saksi ahli.

'Pembuktiannya cukup detail karena membawa pada ahli," tuturnya.

Dalam perkara itu enam terdakwa yakni, RH, SD, SDN, HS, SM, dan HR.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved