Breaking News:

Tribun Sulbar

Gubernur Minta Kantor Bea dan Cukai Segera Dibangun di Sulbar

Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Masdar, minta kantor bea dan cukai segera dibangun di Sulbar, untuk meningkatkan pendapatan daerah.

TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar saat memimpin rapat bersama dengan pimpinan OPD dan Forkopimda di rumah jabatan yang saat ini dijadikan kantor sementara.(nurhaditribun). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Masdar, minta kantor bea dan cukai segera dibangun di Sulbar, untuk meningkatkan pendapatan daerah.

"Semua instansi, harus sama-sama memperjuangkan agar Provinsi Sulbar punya kantor bea cukai,"kata Ali Baal, pada rapat bersama pimpinan Forkopimda dan OPD membahas peningkatan ekspor daerah di rujabnya, Jumat (19/3/2021).

Dia menjelaskan, aktivitas ekspor hasil pertanian, kehutanan dan ketahanan pangan sangat berkaitan dengan bea cukai untuk menarik pendapatan.

"Penerimaan terbesar negara didapatkan dari sektor perpajakan, didalamnya terdapat bea masuk dan cukai yang dikelola kantor bea dan cukai,"tuturnya.

Bea dan cukai, lanjut Ali Baal, juga berfungsi untuk mengawasi kegiatan ekspor dan impor, serta peredaran barang kena cukai.

"Seiring dengan perkembangan zaman, bea dan cukai juga berfungsi untuk memfasilitasi perdagangan dengan memberikan fasilitas di bidang kepabeanan dan cukai,"jelasnya.

Asisten I Bidang Pemkesra,  Muh. Natsir, menambahkan, kenyataan selama ini, ekspor komoditi Sulbar selama ini tidak mencantumkan bahwa asal komoditi itu berasal dari Sulbar, akibatnya pendapatan lari ke provinsi lain.

"Oleh karena itu Gubernur Sulbar memerlukan satu persepsi kita bersama, dimana ekspor ini atau komoditi ini betul-betul bisa diakui di Sulbar itu sendiri,"kata Natsir.

Pejabat Fungsional Kantor Bea dan Cukai Pare-Pare,  Budiardy, yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan, tahun 2020 ekspor cangkang Sulbar terjadi peningkatan tinggi dan sejak 2016 bernilai positif bagi kemajuan perekonomian.

Menurutnya, ekspor terbesar Sulbar selama ini adalah cangkang, namun masih diekspor melalui daerah lain, seperti Makassar. (tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved