Breaking News:

Unhas

Empat Dosen Unhas Jadi Asesor Akreditasi Jurnal Nasional Kemenristek BRIN

Empat dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) terpilih menjadi Assesor Akreditasi Jurnal Nasional Kemenristek/BRIN) 

Unhas
Direktur Publication Management Center (PMC) Unhas, Ir. Muhammad Arsyad 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak empat dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) terpilih menjadi Assesor Akreditasi Jurnal Nasional Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). 

Hasil ini dicapai setelah melalui proses seleksi oleh Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan. 

Dosen Unhas yang dinyatakan lolos seleksi dan memenuhi syarat sebagai Asesor Akreditasi Jurnal Nasional 2021 adalah Ir. Muhammad Arsyad, SP., M.Si., Ph.D. (Bidang Kepakaran Sosial Ekonomi Pertanian), Prof. Dr. Irwansyah, SH, MH (Bidang Kepakaran Ilmu Hukum), Dr. Fuad Husain Akbar (Ilmu Kesehatan) sebagai assesor substansi dan Ahsan Yunus, SH., MH., sebagai assesor manajemen.

Salah satu dosen yang terpilih, Ir. Muhammad Arsyad, Ph.D yang juga Direktur Publication Management Center (PMC) Unhas menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk membantu kementerian dalam meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal dengan instrumen akreditasi.

Tugas utama sebagai asesor, kata dia, adalah melakukan assessmen akreditasi maupun re-akreditasi jurnal dibawah Kemristek/BRIN. 

Khusus aspek substansi, akan menilai cukup banyak aspek sesuai pedoman akreditasi berkala Ilmiah Kemristek/BRIN.

Di antaranya kepioniran/orisinalitas karya ilmiah, makna sumbangannya terhadap kemajuan sains, primeritas dan updating referensi serta pemanfaatan instrumen pendukung serta kedalaman analisis dan sintesis. 

Sementara itu, untuk assesor manajemen akan melakukan assessmen terhadap submission system secara online dengan berbagai kriteria, termasuk kualitas indeksasi. 

Penilaian indikator ini yang akan dikombinasi dalam menentukan apakah suatu jurnal dapat terakreditasi nasional atau dapat meningkat level akreditasinya. 

"Kompetisinya cukup ketat. Ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi, termasuk pengalaman manajerial jurnal di level tertentu, pengalaman sebagai editorial atau reviewer di jurnal bereputasi, dan rekam jejak yang baik dalam riset kompetitif nasional dan publikasi," jelasnya via rilis.

"Alhamdulillah, jumlah assesor jurnal nasional dari Unhas tahun ini meningkat jadi 4 orang dimana tahun 2020 lalu hanya 2 orang saja," sambung Arsyad.

Jumlah jurnal nasional terakreditasi sampai dengan 30 Desember 2020 sudah mencapai 5.996 jurnal. Masih banyak usulan akreditasi yang memerlukan penilaian. 

Dengan terus meningkatnya jumlah jurnal yang mengajukan akreditasi akan memiliki potensi baik untuk dibina menjadi akreditasi nasional maupun internasional.

Asesor Akreditasi Jurnal akan bertugas selama dua tahun, yaitu untuk masa penugasan tahun 2021-2023. (*)

Penulis: Rudi Salam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved