Breaking News:

Jokowi ke Sulsel

6 Menit 22 Detik, Plt Gubernur Sulsel Jelaskan Proyek Menyentuh Masyarakat ke Presiden

Proyek strategis nasional ini nantinya akan menjadi pelabuhan terbesar di luar Jawa dan menjadi hub untuk kawasan Indonesia Timur.

TRIBUN TIMUR/TOMI PASERU
Plt Gubernur Sulsel, Menhub dan Bupati Tana Toraja mendampingi Presiden Jokowi meninjau Bandara Toraja, Kamis (18/3/2021) foto : Laily Rachev, Biro Pers Sekretariat Presiden 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) memyampaikan progres pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan kepada Presiden Joko Widodo di sela peresmian Kolam Regulasi Nipa-nipa, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Kamis (18/3/2021).

Kurang lebih 6 menit 22 detik, Andi Sudirman melaporkan beberapa program yang bisa dibantu Pemerintah Pusat dihadapan Presiden Jokowi.

"Diantaranya Kolam Regulasi Nipa-Nipa yang mereduksi dampak banjir 1.000 Hektar di Kota Makassar, pembangunan 4 bendungan skala besar, Makassar New Port, Jalan Nasional dan Provinsi, Bandara Hasanuddin, Toraja dan lainnya," katanya.

"Hadirnya bandara ini tentu akan menggairahkan kembali sektor pariwisata di Sulawesi Selatan dengan mempersingkat rute perjalanan darat 10 jam menjadi kurang dari 1 jam lewat udara. Apalagi Toraja pernah menjadi destinasi wisata terbaik kedua setelah Bali," bebernya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Andalan ini pun menyampaikan progres Makassar New Port (MNP).

Proyek strategis nasional ini nantinya akan menjadi pelabuhan terbesar di luar Jawa dan menjadi hub untuk kawasan Indonesia Timur.

Pengembangan MNP sendiri menjadi proyek Multiyears yang sampai saat ini terus berjalan dan direncakan menelan anggaran Rp 7,4 triliun.

"Proyek MNP adalah pengembangan pelabuhan  seluas 1.000 hektare menjadi pelabuhan terbesar di luar pulau Jawa. MNP nantinya akan mempersingkat waktu upaya bongkar muat yang selama ini berlangsung di Pelabuhan Sukarno Hatta, sekaligus menjadi pelabuhan utama untuk arus barang dan logistik, dari dan keluar seluruh daerah di Indonesia Timur," jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, meskipun Presiden tidak setiap hari di Sulawesi Selatan, tetapi pembangunan yang direncanakan selalu hadir bersama rakyat.

Plt Gubernur juga menyinggung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang berada di atas angka pertumbuhan ekonomi nasional, yakni -0,7 persen (Sulsel) sementara -2,07 persen (Nasional). 

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved