Breaking News:

Tribun Bone

16 Mahasiswa IAIN Ditetapkan Tersangka Kasus Diksar Mapala, Rektor: Belum Diberhentikan

Polisi telah menetapkan 16 tersangka kasus penganiayaan pendidikan dasar (Diksar)  mahasiswa pecinta alam (Mapala) Institut Agama Islam Negeri (IAIN)

Ist
Rektor IAIN Watampone, Prof Nuzul 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - Polisi telah menetapkan 16 tersangka kasus penganiayaan pendidikan dasar (Diksar)  mahasiswa pecinta alam (Mapala) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Watampone.

Tersangka insial SR, FT, MS, TF, AR, SL, AS, AZ, MF, SD, RM, KM,SL, NS, HM dan MY. Mereka merupakan panitia pelaksana Diksar. Para tersangka berstatus mahasiswa aktif.

Ke-16 mahasiswa tersebut disangka melanggar Pasal 170 Ayat 1 dan 2 ke-1 huruf e juncto Pasal 64 KUH Pidana. Ancaman hukuman lima tahun penjara.

Rektor IAIN Watampone, Prof Nuzul mengatakan, meski telah ditetapkan tersangka, ke-16-nya masih berstatus mahasiswa aktif IAIN Watampone.

Dia mengaku untuk penonaktifan status mahasiswa, masih menunggu sampai ada kekuatan hukum tetap dari pengadilan

"Saya kira kurang tepat kalau langsung memberhentikan mereka. Sekali pun sudah tersangka, masih ada proses hukum di pengadilan," katanya Kamis (18/3/2021).

"Yang tersangka, belum tentu salah. Semua ditentukan di pengadilan," tambahnya.

Namun jika pelanggaran terbukti, pihaknya tentu akan melakukan tindakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku di kampus.

"Pada prinsipnya kita berlakukan sama dengan yang lain. Kalau ada pelanggaran dilakukan dan terbukti, tentu ada aturan akademik yang kita tegakkan," ucapnya.

Pendampingam Hukum

Halaman
12
Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved