Breaking News:

Beras Impor

Petani Siap Panen Padi, Komisaris Jenderal Buwas Ungkap Pemerintah akan Impor 1 Juta Ton Beras

Kepala Perusahaan Umum (Perum) Bulog , Budi Waseso mengungkap pemerintah akan impor beras. Padahal, petani sedang siap untuk panen April 2021 ini.

Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN TIMUR/FIRKI ARISANDI
Petani memeriksa keadaan Padi Salin Ibu (Salibu) miliknya di Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Nama Komisaris Jenderal Purn Budi Waseso kembali mencuat.

Kepala Perusahaan Umum (Perum) Bulog , Budi Waseso , mengaku mengambil Impor Beras pada tahun ini.

Langkah impor beras ini muncul setelah pihaknya menerima perintah mendadak dari Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.

Kebijakan Pak Menko dan Pak Mendag, kami akhirnya dikasih penugasan tiba-tiba untuk melaksanakan impor, ”beber Buwas , sapaan akrabnya, dikutip dari Kompas TV , Rabu (17/3/2021).

Padahal, petani Indonesia sementara menanam padi.

Sekitar bulan Maret dan April 2021, petani Indonesia akan memanem padinya.

Baca juga: Masuki Masa Panen Raya, Kementan Pastikan Stok Beras Aman

Baca juga: DPR Dorong Bulog Tingkatkan Sinergitas dengan Kementan Demi Jamin Stok Beras Nasional

Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Budi Waseso
Kepala Perusahaan Umum (Perum) Bulog , Komjen Purn Budi Waseso (Kompas.com)

Buwas, sapaan akrab Budi Waseso menyampaikan, Pemerintah akan melakukan impor beras sebanyak sekitar 1 juta ton pada awal tahun ini.

Klaim pemerintah, impor telah dilakukan untuk menjaga stok nasional. Beras impor akan digunakan untuk mendukung cadangan atau pemerintah disebut dengan istilah saham besi. Rencana impor beras ini telah disepakati dalam rapat terbatas.

Dikutip dari Tribunnews dengan judul berita DPR Sepakat Tolak Wacana Impor Beras, Komisi IV DPR RI menolak rencana pemerintah dalam melakukan impor beras 1 juta ton yang dialokasikan melalui perum Bulog. DPR beralasan, penolakan ini sesuai dengan tata kelola komoditas pangan nasional yang harus mengutamakan produksi dalam negeri.

"Komisi IV menentang rencana impor beras karena dapat merugikan petani," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR Hasan Aminuddin, Senin, (15/3/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved