Breaking News:

Vaksin Corona

Penjelasan Lengkap Kemenkes Isu Vaksin Covid-19 Merek Sinovac Kedaluwarsa

Pemerintah, kata Nadia, tidak akan memberikan vaksin yang masa simpannya habis.

Dinas Kesehatan Enrekang
Ilustrasi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Enrekang telah menerima sebanyak 120 vial vaksin sinovac Covid-19 tahap kedua dari Dinkes Sulsel kemarin 

TRIBUN-TIMUR.COM,- Beredar isu menyebutkan vaksin Covid-19 Merek Sinovac memasuki masa kedaluwarsa.

Covid-19 merek Sinovac adalah vaksin pertama di gunakan di Indonesia.

Lalu benarkan sudah tidak layak pakai lagi alias kedaluwarsa?

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengklarifikasi isu vaksin Covid-19 produksi Sinovac segera memasuki masa kedaluwarsa.

Nadia mengungkapkan vaksin tersebut bukanlah kedaluwarsa, melainkan shelf life atau masa simpan.

Pemerintah, kata Nadia, tidak akan memberikan vaksin yang masa simpannya habis.

Hal ini guna memastikan keamanan dan khasiat vaksin.

Dikutip dari setkab.go.id, vaksin Sinovac yang datang pada tahap pertama sejumlah 3 juta dosis, diproduksi pada September-November 2020 dengan shelf life dari produsen selama 3 tahun.

Sementara itu, dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berdasarkan data stabilitas produk, vaksin Covid-19 produksi Sinovac diklaim memiliki masa simpan selama enam bulan.

Nadia menegaskan ketentuan ini bukan bermaksud untuk mempercepat masa simpan vaksin, melainkan wujud kehati-hatian pemerintah dengan tidak begitu saja menerima data dari produsen.

Halaman
1234
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved