Breaking News:

'Papa Ingat Mati' Pengakuan Anak Anton Medan soal Wasiat Ayahnya Sebelum Bangun Pondok Pesantren

Wasiat Anton Medan itu sebelum meninggal dunia berhubungan dengan makam yang sudah disiapkannya belasan tahun lalu.

Editor: Waode Nurmin
IST via TribunTimur
Potret penceramah Anton Medan semasa hidup. Wasiat terakhir dikuak anaknya. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Terungkap inilah wasiat Anton Medan yang disampaikan ke anaknya sebelum meninggal dunia.

Mubalig Ramdhan Effendi atau Tan Hok Liang atau Anton Medan meninggal dunia pada Senin (15/3/2021) sekitar pukul 14.50 WIB.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Anton Medan sempat menyampaikan keinginannya ke sang anak.

Wasiat Anton Medan itu sebelum meninggal dunia berhubungan dengan makam yang sudah disiapkannya belasan tahun lalu.

Di masa lalu, Anton Medan adalah seorang preman, perampok, penjudi dan penjahat kelas kakap serta sudah bolak-balik masuk penjara.

Namun Anton Medan menemukan hidayahnya dengan memeluk agama Islam dan menjadi mualaf.

Setelah masuk Islam, Anton Medan pun bertobat secara sunguh-sungguh.

Namanya pun berubah menjadi Ramdhan Effendy, dan Anton Medan mengubah pekerjaannya menjadi seorang mubaligh yang menyampikan ceramah soal agama Islam.

Mengetahui perjalanan hidup sang ayah, anak Anton Medan pun makin bangga terhadap almarhum.

"Saya selalu bilang sedari kecil, saya selalu bangga menjadi anaknya Anton Medan. Kami bangga jadi anaknya Anton Medan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved