Tribun Polman

Manipulasi Timbangan Gabah Petani, Polisi Bekuk Tengkulak di Polman

Polres Polman mengamankan seorang tengkulak berinisial H  karena diduga melakukan kecurangan saat pembelian gabah petani.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/HASAN BASRI
Ilustrasi truk pengangkut gabah di Polman 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Kepolisian Resor Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mengamankan seorang tengkulak berinisial H  karena diduga melakukan kecurangan saat pembelian gabah petani.

Ia memanipulasi atau kurangi timbangan gabah sehingga merugikan para petani. Kepala Kepolisian Resor Polres Polman, AKBP Ardi Sutriono, kasus ini terungkap pada Minggu  (14/3/2021) malam.

Ia diamankan saat sedang melakukan transaksi penimbangan gabah di Desa Bumimulyo, Kecamatan Wonomulyo.

Polisi menemukan adanya selisih lima kilogram dari jumlah gabah dibeli setiap karung."Timbangan nya tidak sesuai, " Kata  AKBP Ardi Sutriono.

Menurut AKBP Ardi, warga tersebut hanya akan diberikan sanksi pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Ia tidak ditahan karena  petani pemilik gabah tidak merasa keberatan.

Sebelumnya para petani di Polewali Mandar mengeluhkan maraknya permainan harga dan timbangan gabah oleh oknum tengkulak

"Tata kelola perdagangan itu tidak ada istilah pemotongan. Orang beli coklat 10 kilo dibeli harga 10 kilo. Ini gabah dipotong 10 kilo lima kilo. Kan bermasalah itu dan tentu merugikan petani," kata Ketua Perpadi Polman, Hamzah Syamsuddin beberapa waktu lalu. (*)
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved