Breaking News:

Tribun Palopo

300 Lebih Napi Lapas Palopo Tak Bisa Baca Tulis

Kepala Lapas Kelas II A Palopo, Indra Sofyan menyebutkan, ada sekitar 800 warga binaan yang rencana akan diikutkan dalam program ini

TRIBUN TIMUR/ARWIN
Disdik dan Lapas Kelas II A Palopo teken MoU atasi buta aksara di lingkungan WBP. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palopo teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo.

MoU dilakukan dalam hal mengatasi buta aksara di lingkungan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), di Lapas Palopo Selasa (16/3/21).

Selain itu juga akan dilakukan ujian kesetaraan paket A, B, dan C bagi narapidana atau WBP.

Kepala Dinas Pendidikan Palopo, Syahruddin mengatakan, kerja sama ini dilakukan demi mendukung penuntasan kebutaan aksara serta memberikan peluang kepada warga binaan untuk mengikuti ujian kesetaraan paket A, B, dan C.

“Kami menginginkan para warga binaan ini bisa meningkatkan kualitas hidupnya dengan bisa membaca dan mampu mempergunakan ijazahnya di kemudian hari apabila telah selesai menjalankan masa tahanan,” kata Syahruddin.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Palopo, Indra Sofyan menyebutkan, ada sekitar 800 warga binaan yang rencana akan diikutkan dalam program ini. Dari jumlah itu, ada 300 warga binaan yang masih buta aksara.

“Alhamdulillah, Disdik Palopo mau bekerja sama dengan kami dalam hal ini membantu dalam membina warga binaan,” sebut Indra.

Ia pun berharap, dengan adanya kerja sama ini membuat warga binaan apabila telah keluar dari Lapas Palopo sudah bisa baca tulis dan dapat diperhitungkan di tengah-tengah masyarakat.

Penulis: Arwin Ahmad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved