Breaking News:

Tribun Palopo

24 Pelatih Ikut Kursus Lisensi D Askot PSSI Palopo

Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Palopo, menggelar kursus coach lisensi D.

Ist
Sebanyak 24 peserta mengikuti kursus pelatih lisensi D Askot PSSI Palopo 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Palopo, menggelar kursus coach lisensi D.

Kegiatan itu diikuti 24 orang pelatih dari luar dan dari dalam Kota Palopo. Pembukaan dilaksanakan di aula kantor IDI Palopo, Rabu (17/3/21) siang.

Kegiatan itu berlangsung selama tujuh hari, dari 17 sampai 23 Maret 2021.

Ketua Askot PSSI Palopo, dr Abdul Syukur Kuddus mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja PSSI Palopo yang baru dapat terlaksana karena pandemi Covid-19.

Kursus lisensi akan dicoaching langsung mantan pemain Gaspa Palopo Marwan Iskandar, yang juga pernah mengikuti beberapa pelatihan coach tingkat internasional.

Syukur menyebutkan usai dari kursus ini, pihaknya menargetkan para pelatih sudah punya SSB dan anak didik masing-masing.

"Kedepannya target kita, akan siapkan tempat untuk teman-teman berkompetisi kalau sudah ada anak didiknya masing-masing," kata dr Syukur.

"Kita harap dari sini nanti lahir pelatih-pelatih terbaik. Karena lahirnya pemain yang baik itu karena pelatih yang baik," tambahnya.

Sementara Ketua KONI Kota Palopo, Haerul Salim mengatakan, setiap pelatih/coach, harus memiliki jati diri, memiliki karakter dan icon serta punya ciri khas.

"Contoh Sir Alex suka makan gula-gula itu yang saya sebut icon. Kalau coach Anton Samba (Mantan Pelatih Palopo United) selalu tidak tahan kalau tidak ke kiri dan ke kanan ataupun ke depan, itu juga icon" bebernya.

Haerul memberikan apresiasi terhadap antusias para peserta untuk mengikuti kursus pelatihan lisensi D.

"Saya apresiasi semangat dari teman-teman yang ikut. Apalagi saya lihat juga ada beberapa dari luar daerah," imbuhnya.

Sekedar diketahui, Lisensi D Nasional PSSI merupakan lisensi pelatih sepak bola paling dasar yang biasanya dilaksanakan oleh PSSI. Seorang pelatih tidak akan diakui tanpa memiliki sertifikat lisensi.

PSSI biasanya menggelar kursus melalui Asosiasi Sepak Bola Kota (ASKOT), Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (ASKAB) maupun Asosiasi Sepak Bola Provinsi (ASPROV).

Laporan Wartawan Tribun Palopo Arwin Ahmad.

Penulis: Arwin Ahmad
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved