Breaking News:

Tribun Jenepontpo

Diduga Dikerja Asal-asalan, Kejari Jeneponto Bakal Selidiki Bendungan Tanammawan

embaga Pergerakan Aktivis Mahasiswa (PAM) Sulsel Kabupaten Jeneponto, melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari).

Ist
Lembaga PAM Sulsel Jeneponto, melakukan aksi demonstrasi di depan Kejari Jeneponto, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Lembaga Pergerakan Aktivis Mahasiswa (PAM) Sulsel Kabupaten Jeneponto, melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari).

PAM Sulsel meminta Kajari Jeneponto memeriksa pekerjaan proyek bendungan di Desa Tanammawan, Kecamatan Bontoramba.

"Kami menduga pekerjaan bendungan tersebut tidak memiliki kualitas," ujar Dayat salah satu orator aksi, Selasa (16/3/2021).

Pekerjaan bendungan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 yang dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR).

"Kami melihat kualitas tak menjadi acuan utama dalam pekerjaan bendungan tersebut, melainkan dugaan lain hanya ingin mendapatkan pundi-pundi keuntungan dari anggaran yang bernilai 11 Milyar," ungkapnya

PAM Sulsel mendesak kejaksaan negeri untuk menyelidiki dan memanggil pihak-pihak yang terlibat.

Sementara Kasi intel Jeneponto, Indraswaty mengatakan, pihaknya akan turun langsung ke lokasi untuk memantau kualitas pembangunan bendungan di Desa Tanammawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jeneponto, Rakib.

Penulis: Muh Rakib
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved