Breaking News:

Tribun Takalar

Syamsari Kitta Harap Ponpes Mahyajatul Qurra' Tingkatkan Rata-rata Lama Sekolah di Takalar

Koin atau donasi yang terkumpul nantinya 70 persen akan dikelola dan disalurkan oleh panitia Kanwil.

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Imam Wahyudi
Humas Pemkab Takalar
Bupati Takalar, H Syamsari Kitta menghadiri launching Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan dan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Mahyajatul Qurra' Lassang, di Kabupaten Takalar, Minggu (14/3/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Bupati Takalar, H Syamsari Kitta menghadiri launching Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan dan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Mahyajatul Qurra' Lassang, di Kabupaten Takalar, Minggu (14/3/2021).

Kegiatan itu turut dihadiri, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam launching yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama ponpen Mahyajatul Qurra' tersebut Kakanwil Kemenag Sulsel menyampaikan bahwa sebanyak Rp 300 juta lebih koin terkumpul dalam waktu kurang lebih dua minggu. 

Pundi-pundi semakin bertambah dari sumbangan koin Pemkab Takalar sebesar Rp 50 juta, dan dari Dirjen Pendis sebesar Rp 150 juta, serta dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. 

Koin atau donasi yang terkumpul nantinya 70 persen akan dikelola dan disalurkan oleh panitia Kanwil.

Dan 30 persen dikelolah sendiri oleh Kemenag kab/kota untuk membantu madrasah atau Ponpes di wilayahnya yang dinilai layak mendapatkan bantuan.

Bupati Takalar H Syamsari Kitta mengatakan, pihaknya akan menggenjot peningkatan rata-rata sekolah di Takalar. 

"Kita terus menggenjot peningkatan rata-rata lama sekolah di Takalar dan kita berharap kehadiran pesantren ini, mampu menyumbangkan peningkatan rata-rata lama sekolah Pesantren ini tentu bukan hanya menaikkan level dari rata-rata lama sekolah, tetapi juga bisa meningkatkan kesholehan masyarakat disekitar. Semoga bisa memberi manfaat yang banyak," ujarnya. 

Pondok pesantren Mahyajatul Qurra' terletak di Desa Lassang, Kecamatan Polut ini termasuk salah satu bagian dari program pengembangan agar menjadi percontohan untuk wilayah selatan. 

Hal Ini guna mensupport perkembangan Ponpes lainnya di wilayah selatan karena selama ini pondok yang berkembang pesat dan maju itu di daerah utara Sulawesi Selatan.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved