Breaking News:

PKB Sulsel

Muhaimin Iskandar Harap PKB Sulsel Didik Calon Pemimpin Eksekutif dan Legislatif

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar membuka secara resmi musyawarah cabang (muscab) serentak PKB se-Sulawesi Selatan

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
PKB Sulsel
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A Muhaimin Iskandar membuka secara resmi musyawarah cabang (muscab) serentak PKB se-Sulawesi Selatan dan Barat secara virtual pada Sabtu, 13 Maret 2021. (Foto PKB Sulsel) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A Muhaimin Iskandar membuka secara resmi musyawarah cabang (muscab) serentak PKB se-Sulawesi Selatan dan Barat secara virtual pada Sabtu, 13 Maret 2021.

Cak Imin, sapaan, berharap PKB di masa depan menjadi universitas untuk mendidik leadership bagi calon calon eksekutif, legislatif dan memberikan pendidikan politik masyarakat. 

Ia pun menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan loyalitas kepada seluruh kader PKB se-Indonesia. 

Cak Imin mengatakan, muscab adalah momentum kebangkitan PKB DPC, DAPC dan seluruh kader PKB.

Partai bernafas Nahdlatul Ulama itu dinilai harus merebut kemenangan demi memberikan manfaat yang lebih besar terhadap bangsa dan negara.

"Ada 3 hal yang harus diprioritaskan dan saya tegaskan dalam momemtum ini," kata Cak Imin.

Antara lain regenerasi pengurus, desain kerja berupa program dan flatform perjuangan, serta solidaritas pengurus dan memperkuat pasukan perjuangan dan rekrutmen.

Ia menjelaskan, PKB adalah salah satu bagian dari pilar demokrasi. 

Karenanya, PKB harus sehat, kuat, solid, unggul, dan harus berintegritas untuk memperkuat demokrasi demi Indonesia yang kuat, sehat, dan maju.

PKB yang lahir sebagai anak kandung reformasi dan telah berusia 23 tahun.

Tugas besarnya adalah memperjuangkan mandat Mabda Syiasi, mandat reformasi agar Indonesia adil, makmur dan sejahtera.

Ketua DPW PKB, Azhar Arsyad melaporan muscab serentak PKB Se-Sulsel yang terkonsentrasi dalam tiga zona.

Yaitu, zona 1 Makassar diikut oleh 178 DPAC, zona 2 Wajo dikuti oleh 73 DPAC dan zona 3 di Palopo diikuti oleh 37 DPAC. 

"Karena kita ikut dengan protokeler kesehatan, sehingga peserta muscab hanya bisa dihadirkan sekitar 75-80% DPAC PKB se-Sulsel," kata Azhar.

Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved