Breaking News:

Tribun Bone

Empat Kecelakaan Akibat Galian Lubang Jalan di Bone, Tiga Luka dan Satu Meninggal Dunia

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone, mencatat empat kecelakaan terjadi karena galian jalan berlubang di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan

Empat Kecelakaan Akibat Galian Lubang Jalan di Bone, Tiga Luka dan Satu Meninggal Dunia
ist
Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan di poros Bone-Sinjai Desa Carawali, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (12/3/2021) pukul 16.45 Wita.

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone, mencatat empat kecelakaan terjadi karena galian jalan berlubang di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam kurun waktu sepekan.

Kecelakaan tersebut tersebar di dua tempat yaitu, poros Bone-Sinjai tepatnya di Desa Corawali, Kecamatan Barebbo dan poros Bone-Makassar, tepatnya di depan Mapolsek Palakka, Kelurahan Watang Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat.

"Ada tiga kecelakaan terjadi di Desa Corawali dan satu kecelakaan terjadi di Kelurahan Watang Palakka. Mungkin masih ada kecelakaan terjadi, tapi datanya tidak masuk," kata Kanit Laka Lantas Polres Bone, Iptu Siswanto,  Sabtu (13/3/2021).

Dia menyebut, dari peristiwa tersebut dua orang mengalami luka berat, satu luka ringan dan satu meninggal dunia.

Siswanto menyampaikan, kecelakaan pertama di Desa Corowali terjadi pada Minggu (7/3/2021) pukul 23.50.

Pengendara sepeda motor terjadi akibat lubang galian yang hendak diperbaiki.

Kecelakaan kedua terjadi kemarin, Jumat (12/3/2021) pukul 11.00 Wita. Seorang pengendara motor juga terjadi setelah berusaha menghindar galian lubang.

Kemudian kecelakaan ketiga, terjadi pada pukul 16.45 Wita. Pengendara mobil menabrak seorang pengendara sepeda motor.

Penyebabnya, lagi-lagi karena galian lubang jalan yang tak kunjung diperbaiki.

"Mobil injak lubang galian di jalan, lalu pengemudi lepas kendali oleng ke arah kanan. Dari arah berlawanan muncul pengendara sepeda motor," tuturnya.

Kecepatan keempat terjadi pada Selasa (9/3/2021) pukul 20.30 Wita. Pengendara motor bernama Syahrul Ramadhana tewas usai motor yang dikendarai menginjak lubang.

Dia sempat dibawa ke rumah sakit, akan tetapi nyawanya tak tertolong. Korban mengalami luka terbuka di bagina kepala.

Hingga sekarang, belum galian jalan yang diperbaiki. Galian jalan berkisar 30 centimeter hingga 100 centimeter lebih. Kedalaman 5 centimeter hingga 10 centimeter.

Laporan Kontributor TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved