Breaking News:

Pemilu

RUU Pemilu Dicabut, Anggota Eks HTI Selamat Hingga Tetap Bisa Ikut Pemilu, Pilpres dan Pilkada

poin krusial dalam kontoversial dalam RUU Pemilu adalah mantan Hizbut Tahrir Indonesia anggota atau eks HTI dilarang ikut Pemilu.

Editor: Muh Hasim Arfah
kompas.com
Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan aksi di jalanan saat masih sah di Indonesia. Dicabutnya RUU Pemilu membuat eks HTI tetap bisa ikut event politik di Indonesia. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Salah satu poin krusial dalam kontoversial dalam RUU Pemilu adalah mantan Hizbut Tahrir Indonesia anggota atau eks HTI dilarang ikut Pemilu.

Dalam revisi RUU Pemilu tertulis sangat jelas eks HTI dilarang untuk mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif.

Poin itu termaktub dalam, draf revisi UU Pemilu yang diusulkan DPR RI, eks anggota HTI disamakan dengan eks Partai Komunis Indonesia (PKI).

Baca juga: BREAKING NEWS: Revisi UU Pemilu Dicabut Sehingga Pilkada, Pilpres dan Pemilu Serentak 2024

Eks anggota HTI dilarang untuk berpartisipasi sebagai peserta pemilihan calon kepala daerah.

Pasal 182 Ayat (2) huruf jj dalam draf revisi UU Pemilu mengatur persyaratan pencalonan bagi peserta pemilu bukan bekas anggota HTI.

"Bukan bekas anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)," bunyi pasal 182 Ayat (2) tersebut.

Selama ini, larangan bagi eks HTI tak pernah ditulis secara tersurat dalam UU Pilkada sebelumnya.

Sehingga, eks HTI bisa ikut lagi event politik di semua level Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Pemerintah Indonesia secara resmi telah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia pada tanggal 19 Juli 2017 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017 yang didasarkan pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Pembubaran HTI dilandasi atas ideologi yang mereka bawa, pendirian negara syariah, dinilai tidak sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved