Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Nelayan Lampia Luwu Timur Keluhkan Air Laut Tercemar

Nelayan kecil di Dusun Lampia, Desa Harapan, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluh air laut di wilayahnya menjadi merah atau tercemar.

Rijal
Nelayan kecil di Dusun Lampia, Desa Harapan, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluh air laut di wilayahnya menjadi merah atau tercemar. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Nelayan kecil di Dusun Lampia, Desa Harapan, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluh air laut di wilayahnya menjadi merah atau tercemar.

Tercemarnya air laut di wilayah Lampia berakibat pada pendapatan nelayan jauh berkurang. Khususnya nelayan yang memanfaatkan pukat dan bila (perangkap ikan).

Tokoh pemuda Desa Harapan, Taslim mengatakan, berdasarkan keluhan nelayan, alat tangkap milik nelayan berubah warna menjadi kemerahan dan kotor karena air laut.

Nelayan menduga, aktifitas pertambangan PT Citra Lampia Mandiri (CLM) menjadi faktor penyebab air laut berubah warna menjadi merah.

"Sangat berdampak besar terhadap nelayan kecil seperti nelayan pukat, bila yang mencari ikan di sekitar area pelabuhan tambang PT CLM (Jetty)," ujar Taslim kepada wartawan, Selasa (9/3/2021).

Bukan hanya bila dan pukat, jaring perahu bagang juga berubah warna karena tanah merah yang mengendap di jaring.

Karena air laut yang tercemar, nelayan menduga, ekosistem laut menjadi terganggu hingga penyebab ikan sulit ditangkap nelayan.

Sempat Dibahas di DPRD Luwu Timur

Sebelumnya diberitakan, Aktifitas pertambangan PT Citra Lampia Mandiri (CLM) menyebabkan tercemarnya daerah aliran sungai (DAS) Pongkeru, Laskap dan Kelurahan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) terkait permasalahan (pencemaran) lingkungan DAS Desa Pongkeru, Laskap dan Kelurahan Malili di ruang Aspirasi DPRD Luwu Timur, Senin (15/2/2021).

Halaman
123
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved