Breaking News:

Tribun Polman

Tidak Jaga Jarak Saat Hendak Divaksin, Bupati Polman Tegur ASN

Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar menegur para  peserta vasiknasi karena tidak menerapkan protokol kesehatan

TRIBUN-TIMUR.COM/HASAN
Bupati Polman Andi Ibrahim Masda memantau pelaksanaan vaksinasi dj gedung Gadis Polman 

TRIBUN - TIMUR. COM, POLMAN --Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar menegur para  peserta vasiknasi karena tidak menerapkan protokol kesehatan

Ibrahim Masdar geram karena melihat para peserta vaksin yang didominasi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menerapkan protokol kesehatan.

Mereka berhimpit himpitan saat mengantri di  depan meja petugas dan kursi yang disediakan tidak diatur jaga jarak.

"Bergeser, jaga jarak, " Kata Andi Ibrahim Masdar saat hadir memantau pelaksanaan vaksinasi tahap dua di gedung Gadis Polewali Mandar.

Kerumunan ini kata dia menambah ASN mendukung program pemerintah. Mereka tidak takut untuk divaksin.

Tapi ia berharap ke depan, penerapan protokol kesehatan lebih dimaksimalkan lagi agar program ini berjalan dengan baik.

Andi Ibrahim Mandar menambahkan, untuk vaksinasi tahap dua diprioritaskan kepada pelayanan publik, TNI, Polisi dan Aparatur Sipil Negara.

Pasalnya, jumlah jatah dosis vaksin yang diberikan kepada pemerintah Polewali Mandar belum cukup.

Khusus ASN diperuntukkan yang bekerja di Kantor Pemerintah Daerah Polman.

Sementara untuk ASN lainnya diminta menunggu untuk distribusi vaksin berikutnya.

"Kalau ASN baru lebih 3 ribu, sementara jumlah ASN secara keseluruhan 8.000," Paparnya.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved