Breaking News:

Perjalanan Karier Moeldoko, Dulu Panglima TNI Pilihan SBY, Kini Jadi Ketum Demokrat Kubu Kontra AHY

Kala itu Moeldoko berkilah. Berulang kali ia mengaku tak tahu menahu mengenai isu kudeta kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat.

Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Waode Nurmin
(TRIBUNNEWS/HERUDIN)
Perjalanan Karier Moeldoko, Dulu Panglima TNI Pilihan SBY, Kini Jadi Ketum Demokrat Kubu Kontra AHY 

- Pabandya-3/Ops/ PB- V/Sopsad

- Danbrigif-1 PIK/JS Dam Jaya

- Asops Kasdam VI/TPR

- Dirbindiklat Pussenif

- Danrindam VI/TPR

- Danrem 141/TP Dam VII/WRB

- Pati Ahli KSAD Bidang Ekonomi

- Dirdok Kodiklat TNI AD Kasdam Jaya

- Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad

- Panglima Kodam XII/Tanjungpura

- Panglima Kodam III/Siliwangi

- Wakil Gubernur Lemhannas

- Wakil KSAD

- KSAD

- Panglima TNI

Penghargaan :

- Satya Lencana Kesetiaan VIII, XVI, XXIV

- Satya Lencana Santi Dharma

- Satya Lencana Seroja

- Tanda Jasa dari PBB

- Bintang Kartika Eka Paksi Nararya

- Ops Timtim

- Konga Garuda XI-A

Karier Politik

Setelah pensiun dari militer, Moeldoko menjajaki ranah politik praktis.

Moeldoko tercatat masuk ke dalam jajaran pengurus Partai Hanura pimpinan Oesman Sapta Odang pada 2016.

Moeldoko tercatat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.

Dia mendampingi Jenderal TNI (Purn) Wiranto yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.

Karier politiknya kini merambah kabinet dan masuk Istana Kepresidenan.

Pada 17 Januari 2018, Moeldoko ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved