Breaking News:

Tribun Wajo

Peneliti ACC Sulawesi Sebut Kasus Fee Dana BOP 2020 di Kemenag Wajo Penuhi Unsur Pidana

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Anwar Amin beberapa kali telah mengakui adanya permintaan fee dana bantuan operasional pendidikan

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSAH
Peneliti ACC Sulawesi, Hamka 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Anwar Amin beberapa kali telah mengakui adanya permintaan fee dana bantuan operasional pendidikan (BOP) 2020.

Setelah didesak, dirinya mengaku akan mengembalikan fee itu kepada lembaga penerima yang dimintai sebelumnya.

Meski demikian, aparat penegak hukum (APH) tak boleh serta-merta menutup mata terhadap persoalan di lingkup Kemenag Wajo itu.

"Bagi kami kasus pungli Kemenag Wajo sangat jelas bahwa itu suatu peristiwa pidana, dilihat dari keterangan korban dan dibenarkan oleh oknum yang diduga melakukan pungli," kata peneliti Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Hamka, Minggu (7/3/2021).

Begitupula unsur pasal yang mengatur tentang pungli sudah terpenuhi.

Hamka pun merujuk pada Undang-undang 20/2001 tentang perubahan atas Undang-undang 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Khususnya pasal 12 (e), berbunyi, pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau oang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.

"Pada prinsipnya siapapun yang melanggar hukum harus diberikan tindakan tegas. Sehingga ini jadi efek jera dan pelajaran baik bagi pelaku maupun pegawai yang lain," katanya.

Tak tanggung-tanggung, ancaman pidana minimal empat tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara serta denda minimal Rp200 juta dan maksimal Rp1 miliar.

"Olehnya itu, kami meminta APH, dalam hal ini Kejari Wajo secepatnya menuntaskan kasus ini, begitu juga dengan DPRD Wajo, harus mendorong dan mendukung penegakan hukum untuk tidak pandang bulu," katanya.

Selain itu, Hamka juga meminta Kanwil Kemenag Sulsel untuk mencopot Anwar Amin dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Kemenag Wajo tersebab telah mencoreng institusi tersebut.

Santer diberitakan sebelumnya, adanya permintaan fee dana BOP 2020 di Kemenag Wajo. Permintaan beragam, mulai dari Rp1,5 juta sampai Rp3,5 juta.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved