Breaking News:

Tribun Enrekang

Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Enrekang Mulai Diberlakukan 15 Maret, Apa Saja Dilarang?

Pemerintah Kabupaten Enrekang bersama Forkopimda, telah sepakat melakukan pembatasan kegiatan masyarakat hadapi Covid-19.

ist
Maklumat Bersama jajaran Pemda dan Forkopimda Kabupaten Enrekang menghadapi perkembangan Covid-19 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Pemerintah Kabupaten Enrekang bersama Forkopimda, telah sepakat melakukan pembatasan kegiatan masyarakat hadapi Covid-19.

Hal itu diwujudkan dalam Maklumat Bersama jajaran Pemda dan Forkopimda Kabupaten Enrekang menghadapi perkembangan Covid-19.

Ini dilakukan sesuai Instruksi Mendagri nomor 3 tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Serta pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran virus asal Wuhan, China tersebut.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro di daerah itu juga berdasarkan surat edaran direktur jenderal bimbingan masyarakat islam.

Surat edaran Nomor P-006/Pj.111/ HK.007/06/2020 tentang pedoman pelaksanaan tatanan normal baru (new normal) pelayanan nikah pada masa Pandemi Covid-19. 

Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya mengatakan, sepakat jika kegiatan sosial seperti pesta pernikahan, aqiqah, syukuran hingga pesta ada untuk sementara ditiadakan.

"Ini dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Enrekang dan sesuai instruksi Mendagri," kata Andi Sinjaya, Minggu (7/3/2021).

Kegiatan sosial masyarakat untuk sementara ditiadakan.

Ia mengatakan, telah menginstruksikan Forkopimcam untuk menetapkan titik posko Satgas Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved