Breaking News:

KLB Demokrat

'Mereka Friend, Satu Atap', KLB Demokrat Akan Disahkan Kemenkumham, SBY dan AHY Bakal Gigit Jari

'Mereka Friend, Satu Atap', KLB Demokrat versi Meoldoko Akan Disahkan Kemenkumham, SBY dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal gigit jari

net
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurty Yudhoyono dan Ketum Demokrat versi KLB, Moeldoko 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Partai Demokrat kubu Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko akan mendaftarkan hasil kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada Senin (7/3) ini. ”Besok kami daftarkan, Senin kami daftar," kata politikus Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang, Max Sopacua, Minggu (7/3).

Max optimistis hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang itu bakal disahkan oleh pemerintah. Ia menyebut pihaknya tak main-main soal ini.

”Kitakan enggak main-main, jadi kita tidak akan kembali lagi. Kita hargai Pak Moeldoko yang mau bergabung bersama dengan kami membenahi Partai Demokrat,” tegas Max.

Hal senada dikatakan penggagas KLB Deli Serdang, Hencky Luntungan. Ia mengatakan hasil KLB Deli Serdang pada Jumat (5/3) pekan lalu itu akan didaftarkan ke Kemenkumham hari ini.

”Baru mau masuk kan besok, hasil KLB,” kata pendiri Partai Demokrat itu, Minggu (7/3).

Hencky mengatakan hal itu menanggapi pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut bahwa Ketua Umum (Ketum) PD yang sah saat ini adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Hencky, Partai Demokrat saat ini memang masih dipimpin AHY. Namun hal itu dinilainya akan berubah setelah Kemenkumham memverifikasi hasil KLB Deli Serdang.

”Itu wajar dalam sebuah penyampaian seorang petinggi. Kan kita belum masuk (hasil KLB belum didaftarkan ke Kemenkum HAM). Baru mau masuk kan besok, hasil KLB. Kalau sudah besok masuk, maka dia (Kemenkumham) akan memverifikasi,” ujar Hencky.

Soal apakah Moeldoko akan ikut mendaftarkan keputusan KLB Demokrat ke Kemenkum HAM hari ini, Hencky menjawab diplomatis.

”Tentunya bukan Pak Moeldoko yang melaksanakan KLB, tapi kami. Pak Moeldoko kami minta jadi ketua, bukan dia (yang meminta). Karena kami yang meminta dan dia terpilih, kami yang harus bertanggung jawab," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved