Breaking News:

OPINI

Saatnya Birokrasi Berhemat

Anggaran belanja yang tidak prioritas dipangkas dan dialihkan untuk mendukung kelanjutan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

Dok Pribadi
Abd Gafur, Analis Perbendaharaan Negara Ahli Pertama, Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan 

oleh: Abd Gafur, Analis Perbendaharaan Negara Ahli Pertama, Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan

Presiden Jokowi pada awal tahun telah mengambil kebijakan vaksinasi COVID-19 secara gratis kepada seluruh masyarakat.

Dibutuhkan Rp 74 triliun untuk memvaksin 182 juta penduduk Indonesia.

Untuk keperluan program prioritas itu, maka tak ada cara lain selain melakukan refokusing dan realokasi belanja pada APBN tahun 2021 yang sebelumnya telah ditetapkan.

Anggaran belanja yang tidak prioritas dipangkas dan dialihkan untuk mendukung kelanjutan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Ketidakpastian perekonomian nasional masih diprediksi berlanjut pada tahun 2021, sehingga dukungan belanja pemerintah masih sangat diperlukan sebagai buffer dan automatic stabilizer dalam jumlah besar.

Untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 688,3 triliun yang terdiri dari kesehatan sebesar Rp 173,3 triliun, perlindungan sosial Rp 150,21 triliun dan program prioritas lainnya sebesar Rp 123,8 triliun.

Disisi lain, penerimaan pajak yang menjadi tumpuan utama sumber pendanaan justru mengalami penurunan akibat pembatasan aktivitas ekonomi dan pemberian insentif perpajakan.

Sepanjang tahun 2020 saja, realisasi penerimaan pajak hanya sebesar Rp 1.070 triliun atau turun sebesar 19,7% dibandingkan realisasi tahun 2019 sebesar yang mencapai angka Rp 1.332 triliun.

Para pengamat memprediksi target penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp 1.229,6 triliun juga sulit tercapai sejalan dengan belum terkendalinya penyebaran virus covid-19 dan kebijakan pembatasan sosial berskala mikro.

Halaman
1234
Editor: Suryana Anas
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved