Breaking News:

Tribun Mamuju

Keluarga Tolak Autopsi Pemuda yang Tewas Gantung Diri di Balatedong Mamuju

Keluarga pemuda yang ditemukan tewas gantung diri di Balatedong, Kecamatan Kalukku, Mamuju, menolak anaknya diautopsi

Kapolsek Kalukku
Korban saat dibawa ke puskesmas oleh petugas kepolisian untuk dilakukan visum. Keluarga pemuda yang ditemukan tewas gantung diri di Lingkungan Balatedong, Kecamatan Kalukku, Mamuju, menolak anaknya di autopsi. (kapolsek kalukku) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Keluarga pemuda yang ditemukan tewas gantung diri di Balatedong, Kecamatan Kalukku, Mamuju, menolak anaknya diautopsi.

Diketahui korban Yorrus Abrian (21) ditemukan warga tewas tergantung di sebuah pohon jeruk kebun milik warga, Jumat (5/3/2021) pukul 14.00 wita.

"Pihak keluarga menolak anaknya untuk diaotopsi sehingga membuat berita acara pernyataan penolakan autopsi,"kata Kapolsek Kalukku Ipda Sirajuddin.

Sirajuddin mengatakan, pihak keluarga menganggap kejadian tersebut adalah musibah sehingga tidak mesti dilakukan autopsi.

"Pihak keluarga sudah menerima dengan iklas dan lapang dada akan kejadian tersebut yang dialami anaknya,"ucapnya.

Dikatakan, rencananya korban akan disemayamkan di rumah orangtuanya di Kalukku sambil menunggu kesimpulan dari keluarga besar dari Mamasa untuk waktu dan tempat pemakaman.

Berdasarkan keterangan orangtua korban bernama Polman, dia mengaku masih sempat melihat anaknya pukul 11.30 wita makan di rumahnya kemudian korban keluar rumah tanpa sepengetahuan orangtua.

Dia kemudian kaget setelah mendengar kabar anaknya ditemukan gantung diri sebab dia mengaku tidak pernah mendengar anaknya memiliki masalah. (tribun-timur.com)

DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.*

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved