Breaking News:

KLB Demokrat

Jokowi Diminta Evaluasi Moeldoko Sebagai Anak Buah, Pengamat Sebut KSP Bukan Alat Permainan Politik

Jokowi diminta evaluasi Moeldoko sebagai anak buah, pengamat sebut tugas Kepala Kantor Staf Presiden bukan alat permainan politik

Kompas TV
KSP, Moeldoko- Jokowi diminta evaluasi Moeldoko sebagai anak buah, pengamat sebut tugas Kepala Kantor Staf Presiden bukan alat permainan politik 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kisruh internal partai Demokrat terus memanas hingga selesainya Kongres Luar Biasa (KLB).

KLB yang dinilai ilegal tersebut menjadikan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat versi KLB.

Melihat kisruh internal Demokrat, Pengamat politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam berkomentar.

Ia mengatakan Presiden Joko Widodo harus mengevaluasi aksi Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko selaku anak buahnya yang dinilai telah merusak sistem kepartaian.

Sebabnya, Moeldoko dinilai telah menunggangi Partai Demokrat yang tengah berkonflik untuk kemudian menduduki posisi ketua umum lewat KLB.

KLB yang diselenggarakan kubu yang kontra terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Presiden harus mengevaluasi. Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) KSP itu bukan alat permainan politik, tapi untuk menopang kerja-kerja kebijakan publik presiden”, kata Umam saat dihubungi, Jumat (5/3/2021).

Ia menilai aksi politik Moeldoko bisa dianggap sebagai bentuk penyalahgunaan pengaruh dan jaringannya di sekitar kekuasaan.

Sebabnya jabatan Moeldoko sebagai Kepala KSP melekat dengan dirinya saat ini.

Umam mengatakan, jika Presiden Jokowi mendiamkan tindakan bawahannya yang terang-terangan mengacak-acak rumah tangga internal partai lain, maka hal itu bisa ditafsirkan presiden memberi restu politiknya.

Halaman
1234
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved