Breaking News:

Tribun Sinjai

Warga Pulau Sembilan Butuh Jembatan dan Perpustakaan

Sejumlah kebutuhan mereka disampaikan dalam acara Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pulau Sembilan

ist
Pejabat Pemkab Sinjai bersama anggota DPRD menyimak usulan masyarakat Pulau Sembilan di acara Musrenbang, Jumat (5/5/2021). 

TRIBUNSINJAI.COM, PULAU SEMBILAN - Masyarakat Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan membutuhkan alat tangkap ikan.

Sejumlah kebutuhan mereka disampaikan dalam acara Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pulau Sembilan yang dihadiri oleh pejabat Pemkab Sinjai dan anggota dewan setempat, Jumat (5/3/2021).

Menurut para nelayan, kebutuhan untuk perlengkapan melaut sangat mendesak saat ini. Perlengkapan itu untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. 

" Jadi mereka warga Pulau Sembilan sedang butuh kapal penangkap ikan, alat penangkapan ikan, lantai jemur rumput laut, bibit rumput laut," kata Anggota DPRD Sinjai, Muh Wahyu mendengarkan aspirasi masyarakat kepada Pemkab Sinjai di pulau tersebut.

Selain itu, masyarakat pulau juga sedang membutuhkan perumahan guru agar guru dari daratan Sinjai tidak pulang balik ke Sinjai.

Mereka juga sedang membutuhkan rehabiltasi sekolah,  dan pengadaan gedung perpustakaan, pagar sekolah dan insentif khsusus untuk guru yang mengajar di kepulauan. 

Kebutuhan lainnya yakni masyarakat pulau juga berharap agar listrik dapat menyala 24 jam. Sebab saat ini masyarakat pulau menikmati listrik dengan terbatas.

Tak hanya itu, masyarakat pulau juga berharap agar pembangunan jembatan penghubung antara Pulau Kanalo dengan Pulau Kambuno yang sudah enam tahun diusulkan terus di musrenbang, tetapi belum terealisasi. 

" Makanya saya minta Bappeda untuk memberi anggaran lebih besar ke masyarakat pulau , karena sudah dua tahun minim sekali anggaran APBD yang dialokasikan ke Pulau Sembilan," katanya.

Sedang Camat Pulau Sembilan, Syahrul Paesa menyampaikan agar usulan masyarakat tersebut dapat dianggarkan oleh Pemkab Sinjai.

" Semoga usulan yang sudah disampaikan melalui musrenbang bisa menjadi bahan pertimbangan Pemkab dan Anggota DPRD Sinjai sehingga apa  yang menjadi skala prioritas APBD Kabupaten,  Provinsi, APBN maupun bantuan pusat, " kata Camat Pulau Sembilan Syahrul Paesa.

Kepala Bappeda Sinjai Irwan Suaib mewakili Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA)  menyampaikan bahwa perencanaan tahun 2022, Pemkab tetap akan melakukan program prioritas untuk pencapaian visi misi RPJMD tahun 2018-2023 serta pemulihan ekonomi dan sistem kesehatan sebagai dampak pandemi Covid-19.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved