Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Siap-Siap, Lapak PKL di Depan Masjid Syuhada Masamba Lutra Dibongkar Pekan Depan

Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan depan Masjid Agung Syuhada Masamba, Kabupaten Luwu Utara, bakal ditertibkan

Protokol dan Komunikasi Pimpinan Luwu Utara
Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansur 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jl Jenderal Sudirman atau depan Masjid Agung Syuhada Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, bakal ditertibkan pekan depan.

Selain keberadaannya dianggap mengganggu, penertiban PKL dilakukan karena dalam waktu dekat perbaikan jalan mulai dikerja.

Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur mengatakan, pemerintah fokus membuat penataan di dalam kota. 

Menurut Suaib, PKL harus ditertibkan karena jalur tersebut merupakan jalan Trans Sulawesi. 

Selain dinilai merusak tatanan kota, dalam recovery ini lokasi tersebut rencananya akan dilakukan peninggian badan jalan oleh balai jalan.

"Penataan di dalam kota ini adalah kelanjutan dari proses recovery pascabanjir, salah satu rencana kita akan tertibkan pedagang kaki lima, tentu di satu sisi kita mau tertibkan, di sisi lain kita harus siapkan tempatnya jadi ada solusi," kata Suaib, Jumat (4/3/2021).

Saat ini, lanjut Suaib, Pemda menyiapkan alternatif taman kota untuk relokasi pedagang kaki lima. 

Taman kota sendiri dinilai mampu menampung seluruh pedagang yang akan direlokasi.

"Untuk sementara tim akan meninjau taman kota, sejauh ini taman kota belum termanfaatkan setelah banjir. Tim akan tinjau dulu lahannya seperti apa, karena kita tidak bisa juga menutup jualan mereka sebab itu sumber pendapatan mereka, kalau sudah cocok baru dipindahkan," terang dia.

Sementara itu Wakasat Pol PP Luwu Utara, Syamsu Alam menegaskan siap menertibkan pedagang kaki lima jika upaya persuasif maupun teguran yang dilakukan tidak diindahkan.

"Sebagai penegak Perda kita siap tertibkan, personel juga lengkap, kita tunggu saja kalau lahannya sudah siap untuk dipindahkan lantas pedagang masih menolak terpaksa kita bergerak," kata Syamsu. (*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved