Breaking News:

Tribun Bone

Polisi Selidiki Kasus Dugaan Data Fiktif PBI BPJS Kesehatan Bone

Polisi menyelidiki kasus data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan Kabupatennya Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Polisi menyelidiki kasus data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan Kabupatennya Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Berdasarkan Momerandum of Undestanding (MoU) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bone dengan Pemprov Sulsel terkait peserta PBI BPJS Kesehatan berjumlah 235 ribu jiwa.

Namun, peserta PBI BPJS Kesehatan yang dibayar Pemda Bone selama ini berjumlah 245 ribu jiwa. Jadi terdapat selisih 10 ribu jiwa.

Data 10 ribu jiwa ini diduga fiktif, sehingga dilakukan proses penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus ini.

"Beberapa orang sudah kita panggil untuk diminta keterangannya. Jadi masih sebatas klarifikasi," katanya Jumat (5/3/2021).

Dari informasi dihimpun, polisi sudah memanggil Kabid Anggaran BPKAD Bone, Andi Iqbal Walinono dan Kepala Bidang Yankes, Dinas Kesehatan Bone, Rustam untuk dimintai keterangan.

Sebelumnya Sekretaris Komisi IV DPRD Bone, Andi Akhiruddin mengatakan, terdapat selisih berkisar 10 ribu jiwa dari MoU Pemda Bone dengan Pemprov Sulsel.

Jika itu dirupiahkan, jumlahnya mencapai miliaran. Tentunya, hal ini sangat merugikan Pemda. Anggaran Pemda terkuras banyak hanya untuk bayar membayar selisih PBI BPJS.

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) sudah dilakukan dengan OPD terkait dan BPJS Kesehatan Bone, tetapi belum ada titik temu. Rencananya akan kembali dilakukan rapat untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Harus cepat diselesaikan. Tidak boleh berlarut-larut. Anggaran masa hanya terkuras untuk PBI," katanya.

Laporan Kontributor TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved