Breaking News:

Tribun Wajo

Kepala Kemenag Wajo Akui Minta Fee, Siap Kembalikan Uang Guru Mengaji

Setelah sejumlah penerima BOP mengadu ke dewan beberapa waktu lalu, kali ini Pelita Hukum Independen (PHI)

TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH
Kepala Kantor Kemenag Wajo, Anwar Amin saat memberikan penjelasan terkait dugaan fee dana BOP 2020 di ruang aspirasi DPRD Wajo, Jumat (5/3/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kasus dugaan fee dana bantuan operasional pendidikan (BOP) 2020 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo kian runyam.

Setelah sejumlah penerima BOP mengadu ke dewan beberapa waktu lalu, kali ini Pelita Hukum Independen (PHI) yang membawa persoalan itu ke legislator, Jumat (5/3/2021).

Ketua PHI, Sudirman mendesak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Anwar Amin, untuk mengakui fee yang diminta kepada para penerima BOP 2020.

"Dari hasil cek dan ricek, melalui wawancara langsung dengan guru mengaji, PHI mendapatkan informasi bahwa mereka dimintai uang oleh oknum Kemenag antara 1,5 juta sampai 2,5 juta," kata Sudirman.

Lebih lanjut, hasil penelusuran PHI, tiga nama muncul sebagai dalang dari pungutan fee dana BOP 2020 ini, yakni pengelola teknis BOP bernama Yusuf, serta rekannya bernama Wariz, dan nama Kakankemenag Wajo, Anwar Amin.

"Kami harap ada itikad baik dari Kemenag, apabila tidak, akan kami laporkan ke penegak hukum atas dugaan pungutan liar ini, kami tidak mau disesali dengan masalah ini," sambung lelaki yang berprofesi sebagai advokat itu.

Tak dapat mengelak, Anwar Amin pun mengakui adanya permintaan fee kepada para penerima BOP 2020. 

"Saya sangat terharu dalam pertemuan ini, dan mau rasanya menangis. Saya siap kembalikan uang guru mengaji," katanya.

Sementara, salah satu anggota DPRD Wajo, Mustafa mengatakan, mewanti-wanti Anwar Amin. Terlebih lagi, kasus tersebut sudah dilirik aparat penegak hukum (APH).

"Pungutan boleh saja, selama itu ada landasan hukumnya, dan dapat dipertanggungjawabkan, tapi jika tidak, ini adalah perbuatan yang sangat memalukan," katanya.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved