Breaking News:

Tribun Jeneponto

Guru Udara, Inovasi Pembelaran Terbaru di Jeneponto

Pembelajaran lewat udara baru saja diterapkan oleh Disdikbud melalui siaran radio yang ada di Diskominfo Jeneponto.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Kasi Kurikulum SMP Disdikbud, Kabupaten Jeneponto, Amal Yahya, Jumat (532021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Pembelajaran lewat siaran 97,30 FM Radio Turatea dan Live Streeming di Facebook sudah mulai dilaksanakan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jeneponto.

Pembelajaran tersebut juga sering dibahasakan pembelajaran lewat udara yang baru-baru saja diterapkan oleh Disdikbud melalui siaran radio yang ada di Diskominfo Jeneponto.

Kedua OPD tersebut bekerja sama untuk bagaimana cara agar bisa memberikan pembelajaran yang mudah dan diterima oleh para siswa yang ada dipelosok atau daerah yang tidak dijangkau jaringan.

Kasi Kurikulum SMP Disdikbud, Amal Yahya yang bertugas untuk mengatur jadwal para guru-guru agar bisa memberikan pembelajaran terhadap siswa tingkat SMP di Jeneponto.

Menurutnya, bahwa dengan adanya program seperti ini merupakan inovasi terbaru bagi para guru dan siswa untuk menerapkan dan menerima pembelajaran lewat udara.

"Jadi kegiatan ini, nama kegiatan ini adalah guru udara jadi kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pembelajaran tambahan kepada siswa melalui frekuensi radio," ujar Amal Yahya, Jumat (5/3/2021).

Tambahnya, jika siswa yang ingin bergabung di pembelajaran tersebut bisa mendengarkan frekuensi siaran 97,30 FM radio turatea dan bisa live streening di akun FB radio turarea FM.

Namun, dalam pembelajaran ini lebih banyak diikuti lewat live streeming di FB karena lebih kompleks. Peserta didik bisa melihat materi yang ditampilkan.

Dan untuk layanan radionya juga dianggap efektif karena bisa menjangkau daerah-daerah terpencil atau dipelosok-pelosok desa yang susah dijangkau jaringan telepon. Itu bisa dijangkau jaringan radio.

Pembelajaran ini pun merupakan pembelajaran tambahan yang dimana tidak mengganggu pembelajaran via daring atau during yang selama ini diterapkan di sekolah-sekolah.

"Itu adalah sebuah pembelajaran tambahan dilaksanakan di siang hari agar pembelajaran ini tidak mengganggu proses belajar mereka di pagi hari," tuturnya.

Laporan Wartawan Tribun Jeneponto Rakib

Penulis: Muh Rakib
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved