Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Diduga Ada Keterlibatan Buzzer Dalam Kasus NA, Prof Marwan Mas: Tidak Akan Mempan

Beredar isu ada keterlibatan buzzer terhadap kasus dugaan korupsi yang menimpa Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA).

ist
Pengamat Hukum Pidana, Prof Marwan Mas 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Beredar isu ada keterlibatan buzzer terhadap kasus dugaan korupsi yang menimpa Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA).

Pasalnya, ada upaya penggiringan opini publik agar mantan bupati bantaeng 2 priode tersebut, bisa dibebaskan dari jerat hukum.

Salah satunya terlihat dari karangan bunga yang berjejer di rujab Gubernur Sulsel, Jl Jendral Sudirman, bertulisan "Pak Gub, pulang meki kodong rindu sekalimi semua wargata".

Pengamat Hukum Pidana, Prof Marwan Mas mengatakan, jika usaha tersebut sia-sia.

Sebab dalam melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentu telah menyiapkan lebih dari dua alat bukti.

"Nanti kita lihat saat proses sidang, KPK tidak mungkin melakukan OTT hanya dengan dua alat bukti, setahu saya minimal mereka punya tiga. Apalagi ini terkait kasus dugaan suap," ujar Prof Marwan, Kamis (4/3/2021).

Sehingga kata Prof Marwan, penggiringan opini yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, tidak akan berdampak pada KPK.

"Tidak akan mempan penggiringan opini. KPK akan jalan trus, seperti yang saya bilang tadi, KPK tidak akan menetapkan orang jadi tersangka kalau hanya 2 barang bukti, minimal 3 barang bukti," jelasnya.

Ia meyakini, saat sidang nanti, KPK akan mencantumkan bukti-bukti keterlibatan NA dalam kasus tersebut.

"Jadi inilah yang keliru, jadi suap itu hanya boleh ditangkap kalau disadap telponnya orang yang mau melakuka suap-menyuap. Nanti diliat didalam sidang pengadilan, baru NA gabisa ngomong, kalu diperdengarkan sadapan telponnya," katanya

Halaman
12
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved