Breaking News:

Denny Siregar Balas Roy Suryo yang Sebut BuzzerRp Malah Mau Jerumuskan Jokowi: Mister Panci

Denny Siregar menanggapi pernyataan Pakar Telematika Roy Suryo yang menyebut BuzzerRp malah mau menjerumuskan Presiden Jokowi.

Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Roy Suryo (istimewa) dan Denny Siregar (YouTube Cokro TV). Denny Siregar Balas Roy Suryo yang Sebut BuzzerRp Malah Mau Jerumuskan Jokowi: Mister Panci 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar menanggapi pernyataan Pakar Telematika Roy Suryo yang menyebut BuzzerRp malah mau menjerumuskan Presiden Jokowi.

Cuitan Denny Siregar yang disebut Roy Suryo menjerumuskan Jokowi yaitu:

"Daerah yang boleh investasi miras cuma Bali, NTT, Papua dan Sulut doang.. Disana miras itu budaya, drpd dilarang2 sekalian jadikan pendapatan.. Kalo misalnya Aceh ma Sumbar juga dibolehkan meski disana gada budaya minum miras, bolehlah ente caci maki.., tulis Denny Siregar, 28 Februari 2021, seperti dilansir Tribun-timur.com.

Respon Roy Suryo atas cuitan Denny Siregar tersebut.

"Seperti inilah ulah laknat BuzzerRp yg malahan mau menjerumuskan Presiden, dgn definisi sesat & bahkan berpotensi Ujaran kebencian memecah belah sesama anak bangsa Ayo @CCICPolri
@DivHumas_Polri
kalau memang benar2 mematuhi Instruksi Kapolri, Oknum2 semacam ini harus dikandangkan" tulis Roy Suryo Selasa (2/3/2021) pukul 11.31 malam.

Cuitan Roy Suryo disertai capture postingan Denny Siregar dan pengertian budaya di laman Wikipedia.

Tak hanya sekali, pada cuitan berikutnya, Roy Suryo kembali menyoroti Denny Siregar.

"Begini ini kelakuan BuzzerRp dlm ngeles.
Sekarang malah memelintir & Main Provokasi (baca: Adu Domba) antar Pendukung Presiden
@jokowi
sendiri
Untuk
@KSPgoid

@JubirPresidenRI

@kemkominfo
mau dilecehkan dgn "Maen ClubHouse" ?
Ini jelas2 Ujaran Kebencian
@CCICPolri

@DivHumas_Polri," tulis Roy Suryo Selasa (2/3/2021) pukul 11.31 malam.

Cuitan Roy Suryo ramai dibahas di media online.

Denny Siregar pun langsung merespon.

"Hihi mister Panci dendam amat ma gua (emoji tertawa)," tulis Denny Siregar, Rabu (4/3/2021) pukul 3.08 sore.

Diketahui, Jokowi mencabut Pepres tersebut usai banyak mendapat saran, kritik, dan masukan.

"Saya sampaikan, saya putuskan, lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan pers yang berlangsung secara virtual di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2021).

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan Perpres tersebut dicabut setelah dirinya berdialog dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak.

“Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah,” ujar Jokowi. (Tribun-timur.com/ Sakinah Sudin/ Kompas.com/ Fitria Chusna Farisa)

Editor: Sakinah Sudin
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved