Breaking News:

Tribun Wajo

Kepala Kemenag Wajo Sebut Fee Dana BOP 2020 Bukan Pungli, Muncul Kasus Lain?

Kepala Kemenag Wajo, Anwar Amin, angkat bicara terkait dugaan permintaan fee dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) 2020.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Kantor Kemenag Kabupaten Wajo 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo, Anwar Amin, angkat bicara terkait dugaan permintaan fee dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) 2020.

Dirinya mengakui memang ada permintaan uang, tapi tidak sebanyak yang dituduhkan sebelumnya. Bahkan, diakui Anwar Amin, nilainya hanya seharga rokok.

"Teman-teman hanya meminta pembeli rokok secara suka rela kepada penerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Itu bukan Pungli, karena kami tidak memaksa, hanya se ikhlasnya saja. Kalau di kasih syukur kalau tidak juga tidak apa-apa," katanya, Selasa (2/3/2021) kemarin.

Anwar Amin menyebutkan, permintaan pembeli rokok pada pengelola TPA dan TPQ sesungguhnya tidak bisa dipermasalahkan.

Menurutnya, ada kasus yang lebih besar di tubuh Kemenag Wajo, yakni pemotongan dana penyuluh.

Olehnya, Anwar Amin telah melaporkan salah satu anak buahnya terkait hal itu ke Kejaksaan Negeri Wajo.

"Saya sudah sampaikan langsung ke Kepala Kejari Wajo, Eman Sulaeman, beberapa waktu lalu. Ia pun merespon baik laporan yang saya sampaikan. Kalau kategori Pungli, harusnya ini yang diusut. Saya baru ingin bicara di media sebab pemberitaan yang saya baca semakin liar dan perlu diluruskan," katanya.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Hermawan Wicaksono menjelaskan, kasus Pungli yang yang terjadi di lingkup Kemenag Wajo memang sangat kompleks, sebab ada dua objek kasus dugaan pungli yang saat ini tengah di selidiki.

"Kami akan hati-hati dengan kasus ini, jangan sampai ada konflik kepentingan. Kami akan berusaha objektif mengusut kasus dugaan pungli di Kemenag Wajo, kalau terbukti kami akan proses lebih lanjut," katanya.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved